Page 597 - BUKU GELORA KATA KATA FAHRI HAMZAH
P. 597

FAHRI HAMZAH
                                       GELORA KATA-KATA
                                       SEPUTAR DEMOKRASI
                                       DAN MUSUH-MUSUHNYA


                  Penyelenggaraan Negara yang Bersih KKN, UU Tipikor,
                  UU KPK, UU TPPU dan regulasi lainnya yang terkait.
                  Regulasinya solid, tidak tumpang tindih, memenuhi asas
                  legalitas dalam pemberantasan korupsi. Regulasi tersebut

                  harus memilki makna yang jelas dan pasti, juga memiliki
                  tafsir yang ketat  dan tidak multitafsir. Dengan demikian,
                  kepastian hukum bisa diwujudkan dalam bingkai keadilan
                  dan kemanfaatan.


                  Kedua, penataan lembaga dan birokrasi. Lembaga dan
                  birokrasi  penegak  hukum  kita  adaptasikan  dengan

                  semangat demokrasi, yang terbuka dan terdistribusi. Tidak
                  ada satu lembaga yang menjadi superior, dan yang lainnya
                  hanya menjadi pelengkap. Termasuk juga penataan lembaga
                  politik, khususnya pada aspek keuangan politik. Karena
                  lembaga politik menjadi sumber rekrutmen kepemimpinan
                  nasional dan daerah.


                  Ketiga, menegaskan kepemimpinan (leadership) presiden
                  dalam pemberantasan korupsi. Pemberantasan korupsi

                  bukan hanya tanggung jawab KPK saja, KPK bukan aktor
                  tunggal,  juga  bukan  aktor yang  paling utama. Agenda
                  pemberantasan korupsi menjadi beban tanggung jawab
                  seluruh elemen bangsa, yang mestinya langsung dipimpin
                  oleh Presiden yang telah dipilih melalui Pemilu yang super



                                            594
   592   593   594   595   596   597   598   599   600   601