Page 248 - BUKU MENYERAP ASPIRASI MENCIPTAKAN SOLUSI
P. 248
MENYERAP ASPIRASI MENCIPTAKAN SOL USI
luapan air kepemukiman penduduk semakin parah. Kondisi
ini telah menimbulkan keprihatinan tersendiri bagi Rachmat
Gobel.
“Saya tak menyangka saudara-saudara kita bisa sampai
9 kali diterpa oleh bencana banjir, apalagi saat saya datang
di lokasi banyak masyarakat yang mengeluh tentang tempat
tidur mereka yang rusak akibat terendam banjir,” kata
Rachmat Gobel yang mengunjungi Kampung Bugis pada 3
Agustus 2020.
Masyarakat setempat juga menyampaikan aspirasi
kepada Rachmat Gobel, meminta agar tanggul yang roboh
segera dapat diperbaiki. Dalam kunjungan tersebut Ia
menyampaikan beberapa solusi yang telah disiapkan untuk
masyarakat di Kelurahan Kampung Bugis, antara lain;
Pertama, menyelesaikan masalah dari hulu, yaitu kawasan
hutan, karena kalau hanya dibuat tanggul saja tapi masalah
di hulu kita tidak selesaikan, maka itu percuma.
Kedua, menyiapkan solusi dan membicarakannya dengan
Kementerian PUPR dan Pemerintah Kota Gorontalo, agar
mereka yang tinggal di bantaran sungai ini bisa direlokasi ke
tempat yang lebih aman. Untuk ini Kementerian PUPR akan
bangun kawasan kota baru di wilayah tersebut.
Korban banjir mengeluhkan air bersih, tempat tidur dan
pakaian sekolah anak yang rusak dan hanyut dibawa banjir.
Warga kampung Bugis menyampaikan bahwa mereka sudah
lelah membersihkan rumah, hingga sembilan kali. Banyak
korban banjir yang sudah lanjut usia, sakit. Bersama Tim
NasDem Peduli, Rachmat Gobel telah menyerahkan bantuan
tempat tidur, sarung, dan mukenah kepada korban banjir.
Dalam dialog tersebut Rachmad Gobel mengajak
masyarakat yang menjadi korban banjir bisa mengambil
hikmah dari musibah tersebut. Aspirasi yang disampaikan
para korban banjir akan dicarikan solusi, mana yang menjadi
226