Page 360 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 360
BAB VI
P E N U T U P
A. Kesimpulan
1. Sumberdaya Manusia (SDM) di Kantor Pertanahan Kabupaten/
Kota meskipun pada tipe kantor yang sama berbeda-beda jumlah
kebutuhan dan kualitasnya, tergantung dari volume pekerjaan yang
ada.
2. Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota masih kekurangan SDM baik
dari kuantitas maupun kualitasnya untuk bisa menyelesaikan semua
pekerjaan tepat pada waktunya sesuai dengan ketentuan yang sudah
ditetapkan.
3. SDM di kantor pertanahan tidak harus berstatus Pegawai Negeri Sipil
(PNS), tetapi bisa juga berasal dari pegawai tidak tetap (PTT) yang
pengadaanya disesesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.
4. Untuk menyelesaikan pekerjaan dengan kekurangan SDM ini, upaya
yang sudah dilakukan oleh kantor pertanahan adalah dengan cara
menambah jam kerja dengan sistem kerja lembur.
5. Kemampuan merekrut jumlah dan kualitas SDM oleh kantor
pertanahan, sangat tergantung dari kemampuan pendanaan kantor
pertanahan bersangkutan, semakin sibuk kantor pertanahan semakin
banyak jumlah SDM yang bisa direkrut.
B. Saran
1. Perlu dilakukan rekrutmen PTT untuk bisa menambah jumlah dan
kualitas SDM yang dibutuhkan kantor pertanahan.
329

