Page 732 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 732

sebagainya. Sementara itu menurut Muljono (2012), secara umum
             yang dimaksud dengan instrumen adalah suatu alat yang karena
             memnuhi persyaratan akademik dapat dipergunakan sebagai alat
             untuk mengukur suatu objek ukur atau mengumpulkan data mengenai
             suatu variabel. Dalam penelitian, instrumen diartikan sebagai alat
             untuk mengumpulkan data mengenai variabel-variabel penelitian
             untuk kebutuhan penelitian. Pada dasarnya instrumen dapat dibagi
             menjadi dua macam yaitu tes dan nontes. Instrumen yang termasuk
             kelompok tes, misalnya: tes prestasi belajar, tes intelegensi, tes bakat,
             sedangkan instrumen yang termasuk nontes, misalnya: pedoman
             wawancara, angket atau kuesioner, pedoman observasi, check list,
             skala sikap dan skala penilaian.

                   Sevilla (1993) menyebutkan bahwa tools atau instrumen menjadi
             tahapan yang menentukan karena hanya melalui tools atau instrumen
             yang tepatlah, proses pengumpulan data bisa dilakukan dengan
             baik. Instrumen yang tepat akan berpengaruh pada kualitas data
             penelitian yang diperoleh. Ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam
             menentukan instrumen yang dianggap baik yaitu: reliabilitas, validitas
             dan sensitivitas. Reliabilitas berkaitan dengan ketelitian atau akurasi
             yang ditunjukan dari instrumen yang telah dibuat; validitas berkaitan
             dengan ketepatan; dan senitivitas berkaitan dengan kemampuan
             dalam memotret variasi-variasi yang dijumpai di lapangan.
                    Dalam konteks penyusunan instrumen penelitian harus
             diperhatikan bahwa kualitas instrumen sangat penting diperhatikan.
             Kualitas dalam hal ini mengacu pada Suryabrata (2008) berkaitan

             dengan validitas dan reliabilitas. Validitas didefinisikan sebagai
             kemampuan instrumen dalam merekam/mengukur, sedangkan
             reliabilitas merujuk pada konsistensi hasil perekaman/pengukuran
             data apabila instrumen digunakan oleh peneliti yang berbeda dalam
             waktu yang sama atau peneliti yang sama dalam waktu yang berlainan.










                               Merancang Metode Penelitian Agraria Lintas Disiplin  701
   727   728   729   730   731   732   733   734   735   736   737