Page 108 - Buku Ajar Praktikum Biokimia 2 Edisi 2
P. 108
Terdapat beberapa kandungan dalam biji kapulaga yaitu mengandung minyak
atsiri sebesar 3-7%, yaitu dari komponen seperti terpineol, kamfer, sineol dan borneol.
Dimana kandungan ini memiliki berbagai manfaat, termasuk membantu meringankan
batuk berdahak, memfasilitasi pengeluaran cairan dari saluran perut, memberikan efek
hangat, memurnikan darah, menghilangkan rasa sakit, memiliki aroma yang harum,
dan stimulat. Selain itu juga biji tanaman kapulaga juga mempunyai kandungan seperti
protein, kalsium oksalat, dan silisium (Hartady, 2021).
Tanaman kapulaga memiliki beragam manfaat, baik sebagai bahan aromatik,
karminatif, pengobatan pada penyakit batuk, bau mulut, maupun tenggorokan gatal
(Fachriyah, 2007). Pada buah yang sudah kering biasanya digunakan untuk
rempah-rempah masakan seperti dalam bumbu makasan kari dan pembuatan kue.
Minyak atsiri yang dihasilkan dari biji kapulaga berguna untuk menyedap rasa pada
kue, permen, untuk sebagai salah satu bahan pembuatan parfum, dan obat-obatan
untuk menghilangkan rasa pahit. Beberapa juga digunakan sebagai minyak atsiri yaitu
untuk bahan dasar pembuatan minyak kapulaga, kemudian dijual sebagai bahan
penyedap minuman kemasan dan juga makanan dalam kaleng (Suratman dkk., 1997).
Tabel 23. Beberapa senyawa yang terkandung dalam biji tanaman Kapulaga
No Nama dan Struktur Fungsi
1 Sineol
Sumber: https://images.app.goo.gl/igzPQimnqhgScbsq7
Senyawa Sineol memiliki
bioaktifitas yang banyak
manfaatnya, yaitu penurunan
aktivitas lokomotor (anti
kejang), anti-kanker dan anti-
tumor, antifungi, antiinflamasi,
antioksidan, sebagai insektisida
atau repelan, dan dapat
mengurangi resiko penyakit
kardiovaskular.
103