Page 129 - Buku Ajar Praktikum Biokimia 2 Edisi 2
P. 129
mengalami peningkatan setiap tahun. Minyak atsiri merupakan suatu metabolit
sekunder melalui tumbuhan yang memiliki bentuk minyak dengan sifat yang volatile.
Minyak atsiri atau esensial oil tersebut dapat dimiliki semua dari bagian tumbuhan,
meliputi bunga, daun, biji, kulit kayu, buah, akar, dan rimpang. Di dalam tumbuhan
memiliki beberapa kandungan dari minyak atsiri yang dikandung hampir semua
tumbuhan yaitu terpen, aseton, fenol, aldehid, alcohol, ester, asam (Rialita dkk, 2015)
Gambar 44. Minyak Atsiri Kulit Jeruk Manis
Sumber: Laboratorium PKimia FKIP Unsri
Minyak atsiri kulit jeruk mengandung senyawa seperti L-limonene, α-pinene,
β- pinene, sitronellal serta geraniol yang memiliki manfaat dalam kesehatan yaitu
mencegah tumbuhnya penyakit kanker (chemoprevention), berperan antioksidan,
antimikroba, antiaging, serta menghindari oleh adanya radikal bebas. Kandungan
tersebut mempunyai aroma yang segar dan wangi, oleh karena itu difungsikan
berbagai sektor aromatik hilir meliputi pewangi, alat kecantikan, flavoring agent
digunakan berbagai macam makanan minuman, industri parfum serta aromaterapi.
(Sawamura et al. 2010).
124