Page 57 - Buku Ajar Praktikum Biokimia 2 Edisi 2
P. 57
Adapun karakteristik dari daun nangka ialah ukuran daun nangka yang lumayan
besar mencapai panjang sekitar 15-25 cm dan lebar 7-15 cm. Daun ini memiliki bentuk
bulat telur atau yang biasa disebut elips dengan ujung daun yang meruncing dan dasar
daun yang tumpul. Umumnya bagian permukaan daun nangka halus dan berkilau dengn
tekstur cukup keras dan kaku, namun tetap fleksibel. Ujung daun nangka bisa runcing
atau tumpul bergantung pada varietasnya. Sementara, tepi daunnya bergerigi meski
beberapa varietas ada yang rata atau bergelombang.
Pada tanaman nangka memiliki kandungan senyawa aktif ialah dimanfaatkannya
sebagai obat anti jamur. Beberapa penelitian mengatakan bahwasanya pada tanaman
nangka itu sendiri mempunyai kandungan berupa senyawa flavonoid, stereoid dan tannin
yang dapat dipergunakan sebagai obat anti jamur. Sedangkan kandungan lain yang juga
terdapat seperti alkaloid, saponin, dan triterpenoid memiliki keistimewaan masing-
masing diantaranya flavonoid yang dapat menyerang system respirasi mikroorganime,
steroid yang berperan untuk menganggu membran plasma, serta tannin yang mampu
memberhentikan sintesis sel kitin. Sementara itu, ada juga alkaloid yang dapat
menghentikan sintesis asam nukleat dan saponin yang mampu merusak dinding sel
candida albicans hingga pada akhirnya dapat menghambat untuk pertumbuhan jamur
(Pebriyani, 2021)
Gambar 16 : Daun Nangka
Sumber: Laboratorium PKimia FKIP Unsri
52