Page 77 - Buku Ajar Praktikum Biokimia 2 Edisi 2
P. 77
Terdapat beberapa senyawa yang terkandung pada daun nangka seperti saponin, fenol,
dan flavonoid yang bisa berfungsi sebagai anti bakteri (Katresna & Yuliawati, 2020).
Mebran sel pada bakteri bisa dirusak oleh tanin dengan melakukan induksi
pembentukan kompleks senyawa ikatan pada substrat mikroba, yang dapat
meningkatkan toksisitas tanin, saponin dapat bertindak menjadi anti mikroba yang
dapat membunuh sel serta bisa merusak membran sitoplasma. Sedangkan flavonoid
mempunyai sifat antibakteri dengan mendenaturasi protein sel bakteri (Pelu dkk.,
2022).
Gambar 27. Ekstrak Basah Daun Nangka
Sumber: Laboratorium PKimia FKIP Unsri
7) Ekstrak Daun Mindi
Tanaman mindi (Melia Azedarach L.) tergolong ke dalam famili Meliaceae,
tanaman mindi ialah tanaman yang berasal dari Mexico dan Argentina. Tanaman ini
juga bisa tumbuh di wilayah beriklim tropis seperti di Indonesia, tanaman ini dapat
tumbuh hingga setinggi 10m – 20m. Secara tradisional tanaman mindi dapat
dimanfaatkan sebagai obat batuk, penyakit kulit, diabetes, malaria dan penyakit
lainnya. Didalam tanaman mindi mengandung metabolic sekunder seperti tanin,
saponin, alkaloid, fenolik, steroid, terponid, glikosida dan flavonoid, serta pada
ekstrak mindi juga banyak terkandung senyawa fenolik (Gading, 2020).
72