Page 60 - Kreativitas dan Inovasi Pembelajaran Kimia
P. 60
Proses belajar mengajar pada dasarnya adalah proses komunikasi, yaitu proses penyampaian informasi dari sumber informasi melalui media tertentu ke penerima informasi untuik mencapai tujuan pendidikan. Untuk mencapai tujuan dari Pendidikan, guru memegang peran penting dalam mencerdaskan peserta didik, sehingga perlu diperhatikan salah satu unsur pembelajaran yang paling mendasar yaitu media pembelajaran. Pada mata pelajaran kimia terdapat kegiatan belajar dengan metode praktikum yang bisa membuat proses belajar di sekolah menjadi lebih menarik bagi peserta didik. Kegiatan praktikum dilaksanakan dengan melakukan eksperimen di dalam laboratorium.
Kegiatan praktikum pada mata pelajaran kimia sendiri salah satunya dilakukan pada materi buffer, hidrolisis dan kelarutan dan beberapa materi lannya. Beberapa kendala pada pelajaran praktikum di laboratorium dikarenakan belum lengkapnya alat untuk melakukan praktikum tersebut, lama waktu yang dibutuhkan saat praktikum. Berdasarkan hal tersebut laboratorium virtual dapat menjadi solusi dalam mengatasi kendala yang terjadi, guru mata pelajaran kimia di sekolah tersebut sangat mengharapkan untuk dapat dikembangkannya laboratorium virtual sebagai media pembelajaran.
Berdasarkan beberapa hasil penelitian di SMA Palembang didapatkan hasil bahwa sebagian besar peserta didik membutuhkan media pembelajaran dan peseta didik setuju untuk dilaksanakannya pengembangan laboratorium virtual untuk membantu dalam pelaksaan praktikum. Para peserta didik juga seluruhnya mempunyai android yang dapat digunakan untuk laboratorium virtual.
Hasil penelitian terdahulu juga telah dilakukan oleh Suryaningsih, Y., Gaffar, A.A., & Suganda, K., M. (2020) menyatakan bahwa media pembelajaran praktikum virtual berbasis android dapat meningkatkan pola berpikir kreatif peserta didik. Selain itu penelitian yang sama juga telah dilakukan oleh Ahmad Lutfi (2017) yang menunjukkan bahwa media yang dikembangkan telah memenuhi sebagai media pembelajaran yang dapat digunakan untuk melatih siswa berpikir kritis.
55