Page 58 - Kreativitas dan Inovasi Pembelajaran Kimia
P. 58

 Selanjutnya nilai tersebut disesuaikan dengan kriteria penentuan nilai gain apakah high, medium, atau low, kriteria perolehan nilai gain sebagai berikut.
  Kriteria
g ≥ 0,7 0,3 ≤ g < 0,7 g < 0,3
Kriteria Perolehan Nilai Gain Kategori
  Dampak Modul terhadap Prestasi Belajar
Nilai Gain Tinggi Nilai Gain Sedang Nilai Gain Rendah
  Untuk melihat dampak bahan ajar terhadap prestasi akademik, dilakukan uji bahan ajar dengan menggunakan desain kuasi eksperimen. Kajian ini menggunakan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dalam uji bahan ajar ini, mula-mula dilaksanakan ujian pra tes untuk mengesahkan kehomogenan responden penelitian bagi setiap kelompok dan sebagai pengawalan secara statistik. Ujian pos tes digunakan untuk menentukan perbedaan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen.
Untuk memastikan bahwa proses belajar mengajar di kelas sesuai perencanaan, menggunakan lembar observasi siswa dan lembar observasi guru. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rancangan pengajaran yang telah dibuat. Apabila ada aktivitas guru yang tidak sesuai dengan rancangan pengajaran, maka didiskusikan agar selanjutnya guru dalam proses pengajaran dan pembelajaran lebih baik lagi.
Observasi siswa kelas kontrol menggunakan lembar observasi yang sama dengan kelas eksperimen dengan tujuan untuk memperoleh perbandingan indikator yang nampak antara aktivitas siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Analisis data meliputi pengolahan dan penyajian data, mendeskripsikan data dan melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan ujian statistik. Adapun statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis dapat menggunakan t-tes ataupun ANCOVA.
Sumber: Hake (2015).
 53
























































































   56   57   58   59   60