Page 3 - E-BOOK KEHIDUPAN BANGSA INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG
P. 3
E-BOOK SEJARAH PENDUDUKAN JEPANG
Masa Penjajahan Jepang di Indonesia
Awal Kekuasaan Jepang di Indonesia ditandai dengan penyerahan tanpa syarat
tentara Belanda kepada Jepang pada tanggal 8 Maret 1942 di Kalijati, Subang, Jawa
Barat. Dari pihak Belanda diwakili oleh Panglima Militer Letnan Jenderal H. Ter
Poorten dan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Tjarda van Starkenborgh Stachouwer
yang kemudian diserahkan kepada militer Jepang yang diwakili oleh Letnan Jenderal
Hitosyi Imamura.
Kamu tahu berapa lama bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa Jepang? Ya! Selama
3,5 tahun bangsa kita ini dijajah oleh bangsa Jepang. Kalau kamu sudah
membaca artikel-artikel sejarah lainnya, pastinya sudah tahu kalau bangsa Jepang
itu sangat licik dan sangat kejam memperlakukan penduduk bangsa Indonesia. Kira-
kira seperti apa ya kehidupan bangsa Indonesia masa pendudukan Jepang?
Untuk selanjutnya, akan dibahas bagaimana situasi dan kondisi kehidupan bangsa
Indonesia dalam aspek sosial, ekonomi, budaya, politik, militer, dan juga pendidikan.
ASPEK SOSIAL
Pemerintahan Jepang saat itu mencetuskan kebijakan tenaga kerja romusha.
Mungkin kamu sudah sering dengar kalau romusha adalah sistem kerja yang
paling kejam selama bangsa Indonesia ini dijajah. Tetapi, pada awalnya
pembentukan romusha ini mendapat sambutan baik lho dari rakyat Indonesia, justru
banyak yang bersedia untuk jadi sukarelawan. Namun semua itu berubah ketika
kebutuhan Jepang untuk berperang meningkat.
Pengerahan romusha menjadi sebuah keharusan, bahkan paksaan. Hal tersebut
membuat rakyat kita menjadi sengsara. Kamu bayangin aja, rakyat kita dipaksa
membangun semua sarana perang yang ada di Indonesia. Selain di Indonesia, rakyat
kita juga dikerjapaksakan sampai ke luar negeri. Ada yang dikirim ke Vietnam, Burma
(sekarang Myanmar), Muangthai (Thailand), dan Malaysia. Semua dipaksa bekerja
sepanjang hari, tanpa diimbangi upah dan fasilitas hidup yang layak. Akibatnya,
banyak dari mereka yang tidak kembali lagi ke kampung halaman karena sudah
meninggal dunia.
Kerja paksa Romusha di Indonesia (Sumber: www.omucu.com)
By : WIWIN SRI WIJAYATI, S.Pd. 3

