Page 38 - TEKNOLOGI MATERIAL DAN MEKANIK
P. 38

Gambar 4.6
                                      Grafik hubungan gaya dengan pertambahan panjang pegas

                        Apabila gaya F diperbesar terus sampai melewati titik B, pegas bertambah panjang dan tidak
                        kembali ke bentuk semula setelah gaya dihilangkan. Ini disebut batas elastisitas atau
                        kelentingan pegas. Jika gaya terus diperbesar lagi hingga di titik C, maka pegas akan putus.
                        Jadi, benda elastis mempunyai batas  elastisitas. Jika gaya yang diberikan melebihi batas
                        elastisitasnya, maka pegas tidak mampu lagi menahan gaya sehingga akan putus.

                        1.3. Kekerasan
                        (hardness) dapat didefinisikan sebagai kemampuan bahan untuk tahan terhadap goresan ,
                        pengikisan (abrasi), penetrasi.  Sifat ini berkaitan erat dengan sifat keausan (wear resistance).
                        Dimana kekerasan ini juga mempunyai korelasi dengan kekuatan.
                        Contoh aplikasi jika kekerasan bahan ini ditonjolkan adalah penggunaan bahan untuk mata
                        bor seperti ditunjukkan pada gambar dibawah.





















                                                       Gambar 4.7 Mata Bor
                        Karena dalam proses pengeboran (drilling) diperlukan perkakas yang sangat keras sehingga
                        mampu mengikis dan menembus benda kerja. Bahan yang sering digunakan untuk mata bor
                        ini adalah baja HSS (High Speed Steel).



                                                                                                        28
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43