Page 19 - MODUL SUHU & KALOR_ELSIE_Neat
P. 19

Gambar 1.7 menunjukkan suatu plat dua dimensi berbentuk segi empat

                                siku-siku  dengan sisi      pada suhu  awal     . Ketika dipanaskan hingga
                                                                           0
                                                       0
                                bersuhu T, maka sisi setiap plat mengalami pemuaian.
                                                                                (Representasi Matematis)


                                  Sehingga didapatkan persamaan sisi setiap plat setelah dipanaskan

                                  dengan suhu sebesar ∆  :

                                                           =    (1 +   ∆  )                 … (1.5)
                                                             0

                                  Persamaan luas pelat setelah dipanaskan :


                                                                  =     ×   
                                                      =    (1 +   ∆  ) ×    (1 +   ∆  )
                                                         0
                                                                         0
                                                                2
                                                           = (   ) × (1 +   ∆  )
                                                                               2
                                                              0
                                                                            2
                                                                                  2
                                                            2
                                                      = (   ) [1 + 2  ∆   +    (∆  ) ]
                                                          0
                                                                                   −6
                                  Karena koefisien muai panjang    ≈ 0 (berorde 10 /℃) sehingga
                                    2
                                          2
                                     (∆  )  dapat diabaikan, sehingga diperoleh persamaan :
                                                  2
                                                                                            2
                                             = (   ) (1 + 2  ∆  ), karena    =    ×    = (   )
                                                                                   0
                                                                                          0
                                                                              0
                                                                         0
                                                0
                                                    =    (1 + 2  ∆  ) ; dimana 2   =   
                                                       0
                                                           =    (1 +   ∆  )                 … (1.6)
                                                              0
                                  Sehingga didapatkan persamaan koefisen muai luas :
                                                              =    (1 +   ∆  )
                                                                 0
                                                              =    +      ∆  
                                                                       0
                                                                 0
                                                              −    =      ∆  
                                                                 0
                                                                       0
                                                             ∆   =      ∆  
                                                                     0
                                                                     ∆  
                                                                  =
                                                                      ∆  
                                                                     0



                                     =    (1 +   ∆  ) atau    = [   (1 +   (   −    )]
                                                              0
                                                                            0
                                       0





                                                                                                    12
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24