Page 32 - Lestari_Bahasa
P. 32

23




                      kerangka  teori  fungsi  bahasa  terdahulu,  yaitu  teori
                      Leech  (1974),  Halliday  (1973),  Bühler  (1965),  dan
                      Jacobson  (1960),  sehingga  dipandang  perlu  untuk
                      merumuskan  fungsi  bahasa  makro  yang  sesuai
                      dengan konteks kajian ini yaitu bidang tata hidangan.
                      Misalnya,  ekspresi  bahasa  yang  tidak  digunakan
                      sesuai standar bahasa Inggris tetapi tetap berterima
                      dan dapat dimengerti oleh para partisipan. Mengingat
                      kedudukan  bahasa  Inggris  di  tanah  air  hanyalah
                      sebagai bahasa asing, maka fenomena kebahasaan
                      seperti ini sangat sering dijumpai dalam komunikasi
                      meggunakan bahasa Inggris (Lestari, 2017). Fungsi
                      bahasa ini tampaknya luput dari kajian keempat ahli
                      tersebut,  sehingga  tidak  satu  pun  rumusan  teori
                      fungsi  bahasa  terdahulu  yang  mengkaji  tentang
                      fenomena  tersebut.  Oleh  karena  itu,  kajian  ini
                      mengemukakan  sebuah  fungsi  bahasa  baru  yaitu
                      fungsi  permisif  yang  bertujuan  untuk  menjaga
                      komunikasi tetap berjalan lancar.
                            Fungsi  bahasa  yang  ditemukan  berikutnya
                      merupakan  pengembangan  dari  fungsi  direktif.
                      Ketika melayani tamu di restoran, seorang pramusaji
                      tentunya  tidak  dapat  menggunakan  bentuk-bentuk
                      direktif secara langsung tetapi harus memilih bentuk
                      ujaran  yang  lebih  santun.  Demikian  juga  halnya
                      ketika      pramusaji       menawarkan         atau
                      merekomendasikan  suatu  produk  makanan  atau
                      minuman,  tentunya  ia  tidak  dapat  memaksa  tamu
                      untuk  menerima  tawarannya.  Fungsi  ‘menawarkan’
                      dan ‘menyarankan’ sebelumnya hanya digolongkan
                      sebagai  fungsi  direktif  (Leech,  1974)  atau  fungsi
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37