Page 28 - Lestari_Bahasa
P. 28
19
berkembang sesuai dengan urutan yang disusun
oleh penutur.
5. Key, adalah yang membangun tone, manner, atau
spirit dalam pembicaraan (Hymes, 1974: 57).
6. Instrumentalities, yaitu bentuk (form) dan gaya
(style) bahasa, misalnya kasual atau formal.
7. Norms, meliputi aturan sosial yang berlaku dalam
peristiwa tutur yang mengatur aksi dan reaksi
partisipan.
8. Genre, adalah jenis tindak tutur misalnya narasi,
komentar, eksklamasi, dan sebagainya.
Komponen-komponen dari kedua teori tersebut
memiliki sejumlah persamaan. Medan wacana dapat
disejajarkan dengan setting yang sama-sama
mengacu pada latar belakang tempat dan waktu
peristiwa tutur berlangsung. Pelibat wacana sama
dengan participant yaitu pihak pembicara dan
pendengar dalam sebuah percakapan, sedangkan
sarana wacana sudah mencakup seluruh komponen
yang dirinci oleh Hymes sebagai ends, acts
sequence, key, instrumentalities, norms, dan genre.
Komponen-komponen untuk mengkaji konteks
situasi di bidang tata hidangan dapat diformulasi
ulang menjadi situasi, partisipan, dan fungsi.
1. Situasi adalah deskripsi mengenai apa yang
terjadi, apa yang dibicarakan, di mana, kapan, dan
bagaimana suatu tuturan dilakukan.
2. Partisipan mengacu pada individu yang terlibat
dalam sebuah tuturan, serta hubungan

