Page 3 - E - MODUL
P. 3
Atmosfer berasal dari bahasa Yunani yaitu kata 'atmos' yang artinya 'uap air' dan 'sphaira'
yang artinya 'bola atau lingkaran'. Dengan begitu, atmosfer dapat diartikan sebagai lapisan udara
yang menyelimuti bumi. Ketebalan atmosfer kira-kira 1.000 km, di mana komposisinya terdiri
atas nitrogen (78,08%), argon (0,95%), karbon dioksida (0,034%), dan sisanya adalah neon,
helium, ozon, hidrogen, krypton, metana, dan xenon. Atmosfer memiliki sifat-sifat seperti
berikut:
1. Transparan terhadap beberapa bentuk radiasi
2. Elastis dan dinamis sehingga dapat mengembang dan mengerut
3. Tidak berwarna, tak berbau, dan tidak dapat dirasakan.
4. Memiliki berat sehingga dapat menimbulkan tekanan.
Salah satu fungsi atmosfer bagi bumi adalah mengatur proses penerimaan panas matahari,
yaitu dengan menyerap dan memantulkan panas yang dipancarkan oleh matahari. Sekitar 34%
panas matahari dipantulkan kembali ke angkasa oleh atmosfer, awan dan permukaan bumi, 19%
diserap oleh atmosfer dan awan, serta sekitar 47% mencapai permukaan bumi.
A. Lapisan Atmosfer
Secara vertikal, atmosfer Bumi dapat dibedakan kedalam beberapa lapisan. Pembagian
ini didasarkan pada keadaan temperatur pada tempat atau ketinggian tertentu. Setiap lapisan
atmosfer memiliki karakteristik tersendiri dan fungsi yang berbeda-beda.
Video L.P
2