Page 8 - E - MODUL
P. 8
C. TEKANAN UDARA
Video
Udara adalah campuran berbagai gas yang mempunyai sifat meluas dan juga dapat
ditekan. Oleh karena itu tekanan udara yang terbesar adalah pada permukaan tanah.
Tekanan udara akan berkurang dengan bertambahnya ketinggian tempat (elevasi atau
ketinggian). Hal ini dapat terjadi karena kerapatan udara makin kecil dan kolom udaranya makin
pendek. Tekanan udara adalah tenaga yang bekerja untuk menggerakkan massa udara dalam
setiap satuan luas tertentu. Diukur dengan menggunakan barometer. Satuan tekanan udara adalah
milibar (mb). Garis yang menghubungkan tempat-tempat yang sama tekanan udaranya disebut
sebagai isobar.
Tekanan udara dapat diukur dengan menggunakan barometer. Toricelli pada tahun 1643
menciptakan barometer air raksa. Karena barometer air raksa tidak mudah dibawa ke mana-
mana, dapat menggunakan barometer aneroid sebagai penggantinya. Tekanan udara diukur
berdasarkan tekanan gaya pada permukaan yang mempunyai luas tertentu, misal 1cm3. Satuan
luas yang digunakan dalam pengukuran tekanan udara adalah atmosfer (atm), milimeter kolom
air raksa (mm Hg) atau milibar (mbar).
Tekanan udara dasar (tekanan udara normal) adalah setara dengan tekanan kolom udara
setinggi lapisan atmosfer bumi pada garis lintang 45 derajat dan suhu 0 derajat. Besarnya
tekanan udara pada kondisi ini dinyatakan sebesar 1 atmosfer (1 atm). Tekanan udara sebesar 1
atm, ini setara dengan tekanan yang ditimbulkan oleh kolom raksa setinggi 760 mm. Satuan
tekanan udara lain adalah km/m2, lb/inchi2 sering disingkat psi (pound per square inchi).
Konversi tekanan udara antar satuan
1 atm = 760 mmHg = 14,7 psi = 1.013 mbar.
Tekanan udara pada umumnya turus sebesar 11 mbar untuk tiap pertambahan tinggi 100 meter.
7