Page 9 - E - MODUL
P. 9

Tekanan udara dipengaruhi oleh suhu. Dikarenakan fluktuasi suhu di daerah tropis kecil, maka
               fluktuasi tekanan udara di daerah tropis juga relatif kecil (konstan). Tekanan udara yang tidak
               berfluktuasi  besar  ini  menyebabkan  kecepatan  angin  di  kawasan  dekat  garis  ekuator  seperti
               halnya Indonesia pada umumnya relative lemah.

                          Tekanan  udara  akan  berbanding  terbalik  dengan  ketinggian  suatu  tempat  sehingga
               semakin  tinggi  tempat  dari  permukaan  laut  semakin  rendah  tekanan  udarannya.  Kondisi  ini
               karena  makin  tinggi  tempat  akan  makin  berkurang  udara  yang  menekannya.  Satuan  hitung
               tekanan udara adalah milibar, sedangkan garis pada peta  yang menghubungkan tempat-tempat
               dengan tekanan udara yang sama disebut isobar. Ketinggian suatu tempat dari permukaan laut
               juga  dapat  diukur  dengan  menggunakan  barometer.  Kenaikan  10  m  suatu  tempat  akan
               menurunkan permukaan air raksa dalam tabung sebesar 1 mm.

                           Tekanan  udara  antara  satu  tempat  dengan  tempat  lain  berbeda-beda.  Perbedaan  ini
               disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut:

               1. Pergeseran Garis Edar Matahari
                        Pergeseran  garis  edar  matahari  menyebabkan  fluktuasi  suhu  musiman  terutama  untuk
               daerah garis lintang pertengahan. Suhu berpengaruh terhadap pemuaian dan penyusutan volume
               udara.  Jika  udara  memuai,  maka  udara  menjadi  lebih  renggang  dan  akibatnya  tekanan  akan
               menurun.  Sebaliknya  jika  volume  udara  menurun  (menyusut)  maka  kerapatan  udara  tersebut
               menjadi lebih tinggi dan akibatnya tekanan udara meningkat.

               2. Bentang Laut
                           Bentang  laut  yang  luas  berperan  sangat  besar  mempengaruhi  fluktuasi  tekanan  udara,
               karena laut merupakan pemasok uap air kedalam udara (lewat proses evaporasi). Penambahan
               uap  air  kedalam  udara  ini  menyebabkan  tekanan  udara  meningkat,  dan  peristiwa  inilah  yang
               menimbulkan angin laut pada siang hari.

               3. Hubungan Antara Tekanan Udara dan Ketinggian
                           Hubungan antara tekanan udara dan ketinggian  tempat diformulasikan dalam persamaan
               Laplace:

               h = k (I + Jt) log (βo/βh)

               dimana:
               h  = ketinggian tempat
               k  = konstanta
               j  = koefisiensi pemuaian udara (0,00367)
               t  = suhu rata-rata permukaan laut pada ketinggian h
               βo = tekanan udara pada permukaan tanah
               βh = tekan udara pada ketinggian h


                                                              8
   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13