Page 10 - E - MODUL
P. 10

Factor Yang Mempengaruhi Tekanan Udara :


               1. Adanya perbedaan horizontal dalam tekanan udara
                      Angin selalu bergerak dari tempat yang bertekanan tinggi ke tempat yang bertekanan rendah.
               Jika  tidak  ada  lagi  gaya  lain  yang  mempengaruhi,  maka  angin  bergerak  secara  langsung  dari
               udara  bertekanan  tinggi  ke  udara  bertekanan  rendah.  Jika  tidak  ada  perbedaan  udara  di  suatu
               tempat    atau   mendekati    nol,   maka    yang    tejadi   adalah   angin   yang    tenang.

               2. Pemanasan yang tidak sama dari permukaan bumi
                       Pada  dasarnya  mekanisme  angin  atau  bergeraknya  udara  disebabkan  oleh  peristiwa
               penimbunan, pelenyapan, dan alih panas dari matahari.

               3. Adanya perbedaan tekanan, efek coriolis, dan friksi
                        Perputaran  bumi  pada  sumbunya,  akan  menimbulkan  gaya  yang  berpengaruh  pada  arah
               gerakan  angin.  Pengaruh  perputaran  bumi  terhadap  arah  angin  disebut  pangaruh  Coriolis.
               Pengaruh coriolis menyebabkan angin bergerak searah jarum jam mengitari daerah bertekanan
               rendah di belahan bumi selatan dan sebaliknya, bergerak berlawanan arah jarum jam mengitari
               daerah bertekanan rendah di belahan bumi utara.

                          Pergerakan  arah  angin  juga  dipengaruhi  oleh  adanya  gesekan.  Angin  permukaan  pada
               umumnya  menderita  gaya  gesek  karena  adanya  kekasaran  permukaan  bumi.  Jika  permukaan
               datar dan halus, maka gaya gesek kecil dan jika permukaan kasar, tertutup oleh tanaman, maka
               gaya gesek besar. Gaya gesek ini dapat memperlambat pergerakan udara yang mengubah arah
               angin,  meperlambat  kecepatan  angin.  Siklon,  yaitu  pusat  dari  udara  bertekanan  rendah

               4. Antisiklon, yaitu pusat dari udara bertekanan tinggi
                             Tekanan udara tinggi dan tekanan udara rendah dapat mengakibatkan angin siklon dan
               angin antisiklon, mempengaruhi cuaca, dan dapat digunakan untuk meramal cuaca. Angin siklon
               adalah  angin  yang  berputar  menuju  pusat  tekanan  rendah  atau  minimum.  Sedangkan  angin
               antisiklon  adalah  angin  yang berputar  keluar  dari pusat  tekanan  udara  tinggi  atau  maksimum.

                             Pada aliran siklon, udara bertiup ke arah pusat sehingga tekanan udara tinggi sehingga
               udara  naik  ke  atas  (menuju  ke  tekanan  rendah)  kemudian  udara  diatas  terakumulasi  sehingga
               membentuk awan mendung dan awan hujan. Pusat tekanan rendah (siklon) menghasilkan cuaca
               buruk  di  musim  apapun.  Sedangkan pada  aliran  antisikon,  udara  dari pusat  menyebar  ke  luar
               sehingga  udara  dari  atas  turun  untuk  menyeimbangkan  tekanan  udara  di  bawah,  sehingga
               mengakibatkan  cuaca  cerah.  Tidak  memungkinkan  terbentuknya  awan  mendung  karena  angin
               dari  atas  terus  mengalir  ke  bawah,  yaitu  ke  daerah  dengan  udara  bertekanan  rendah.  Awan
               terbentuk  jika  udara  menjadi  dingin  scara  adiabatik  melalui  udara  yg  naik  dan  mengembang.





                                                              9
   5   6   7   8   9   10   11   12   13