Page 271 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 271
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
Pak Kiai Nuruddin ingat betul, masa itu VCD player masih
menyewa dari tempat penyedia jasa peralatan pengantin. Nurud-
din menempeli alat yang disewanya dengan stiker tolak PLTN.
Situasi Orde Baru yang tidak ramah kebebasan berpendapat
akhirnya berakibat Pondok Pesantren mesti berurusan dengan
Kodim Jepara.
Itulah sepenggal kiprah suami Bunda Hindun sebagai aktivis
sejak muda, hingga tidak heran jika ia memiliki sikap moderat
dan terbuka pada setiap aktivitas positif yang dijalani istrinya.
Toh, Bunda Hindun tetap menjadi Ibu yang baik bagi kelima
anak-anaknya. Ia mendidik anak dengan demokratis.
Sejak kecil, tidak ada perbedaan jenis mainan bagi anak-anak,
juga memberikan hak penuh untuk memilih jalur pendidikan se-
suai minat masing-masing meski kadang tak sesuai dengan pili-
han orangtuanya.
Kelima anak H Nuruddin Amin dan Bunda Hindun ialah Mu-
hammad Arief Arafat (kelas 3 MA Ali Maksum Krapyak dan
tahfidh Al Qur’an), Danial Fayyadl (kelas 1 MA Ali Maksum
Krapyak Yogya dan tahfidh Al Qur’an), Achmed Levi Samachat
(kelas 2 SMP Bayt Al Hikmah Pasuruan dan tahfidh Al Qur’an),
Zharefa Bilqis Faqeehat (kelas 3 SD Semai Jepara) dan Medina
Alea Syareefa (kelas 1 SD Semai Jepara).
Yang pasti, Bunda Hindun adalah jenis “perempuan karir”
yang relatif sibuk, akan tetapi kesibukannya tidak membuat-
nya terus-menerus meninggalkan keluarga, suami dan anak-
anak. Tournya ke luar negeri yang paling sering saat ini adalah
mengantar umroh sebagai Pembimbing PT Arafah Medina Jaya
Travel and Tour, ke Makkah dan Madinah, sejumlah tiga hingga
empat kali dalam setahun. Itu pun pasti, Hindun membimbing
| 257

