Page 56 - E MODUL MATERI PLANTAE KELAS X SMA/MA
P. 56

  Stolon (geragih), yaitu batang yang menjalar di atas tanah. Misalnya arbei (stroberi),
                      daun kaki kuda (Centela asiatica).
                     Umbi lapis (bulbus), yaitu batang berukuran pendek yang dikelilingi daun berlapis-
                      lapis. Misalnya bawang merah (Allium cepa).
                     Umbi batang, yaitu batang yang membengkak di dalam tanah. Misalnya ubi jalar dan
                      kentang.
                     Tunas, yaitu bagian batang yang memiliki bakal tunas. Misalnya: bambu, kelapa dan
                      sebagainya.

                     Daun, yaitu bagian tepi daun yang memiliki jaringan meristem. Misalnya cocor bebek.
                     Kormus,  yaitu  pangkal  batang  yang  membesar  dan  memiliki  beberapa  kuncup.
                      Misalnya: gladiol.

                   Sedangkan cara buatan yang dilakukan untuk memperbanyak tumbuhan dengan bantuan
                   manusia  antara  lain:  mencangkok,  menempel  (okulasi),  menyambung,  menyetek,
                   merunduk, dan kultur jaringan. Kultur jaringan merupakan usaha perbanyakan tanaman
                   dengan  memanfaatkan  sifat  totipotensi.  Totipotensi  adalah  kemampuan  beberapa  sel
                   tanaman yang dapat tumbuh menjadi individu baru.


               E.  Peranan Angiospermae dalam Kehidupan

                  Angiospermae terdiri dari beberapa spesies dan terbanyak di antara kelompok tumbuhan
                  yang lainnya. Adapun peranan tumbuhan kelompok angiospermae antara lain:
                  a.  Sebagai  bahan  pangan,  contohnya  Oryza  sativa  (padi),  Zea  mays  (jagung),  Triticum
                     sativum (gandum), Solanum tuberosum (kentang), dan lain-lain.
                  b.  Sebagai bahan sandang, contohnya Gossypium sp. (kapas), Boehmeria sp. (rami).
                  c.  Sebagai obat-obatan, contohnya Cinchona sp. (kina), Melaleuca dan Eucalyptus (minyak
                     kayu putih), Zingiber officinale (jahe).
                  d.  Sebagai  bahan  bangunan,  contohnya  Tectona  grandis  (jati),  Dalbergia  latifolia
                     (sanakeling), Swetwnia mahagoni (mahoni) dan Shorea sp. (meranti).
                  e.  Pelindung pantai dari abrasi, contohnya Barringtonia sp.
                  f.  Bahan rempah-rempah, contohnya Piper nigrum (lada), Andropogon sp. (serai), Allium
                     sp. (bawang), dan Vanilla sp. (vanili).
                  g.  Panghasil getah, contohnya Ficus elastica (karet), Ricinus communis (jarak).

               F.  Rangkuman

                  1.  Angiospermae merupakan kelompok tumbuhan berbiji tertutup, dimana biji dilindungi
                      oleh bakal buah.
                  2.  Angiospermae memiliki ciri-ciri antara lain bakal biji selalu dilindungi oleh bakal buah,
                      memiliki organ bunga  yang sesungguhnya, memiliki jaringan pembuluh, mengalami
                      pembuahan ganda.
                  3.  Angiospermae diklasifikasikan menjadi dua kelas yaitu monokotil dan dikotil.
                  4.  Angiospermae bereproduksi secara generatif dan vegetatif. Angiospermae mengalami
                      pembuahan ganda (terjadi dua kali pembuahan) yaitu 1) Peleburan inti sperma + ovum


                                                                                                       51
               E-Modul Materi Plantae
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61