Page 54 - HASIL MODUL CINQASE-dikonversi_Neat
P. 54
E-Modul Fisika Model Pembelajaran CinQASE
Kode Pasangan C
Penerapan Arus Pusar
Pada trafo, arus pusar akan merugikan karena
menimbulkan rugi-rugi daya yang akan memperkecil
efisiensi trafo. Akan tetapi arus pusar dapat dimanfaatkan
pada berbagai peralatan. Arus pusar berlawanan arah
jarum jam yang merupakan arus induksi yang muncul
karena berkurangnya fluks magnetik yang melintasi
kumparan ketika sebagian kumparan mulai meninggalkan
daerah medan magnetik kedaerah tanpa medan magnetik.
Arah arus pusar induksi ini akan menimbulkan gaya
magnetik (gaya Lorentz) kearah atas pada bagian atas arus
pusar yang berlawanan arah dengan gerak lembaran logam
Gambar 3.6 Cara kerja arus pusar
kebawah. Gaya magnetik ini berfungsi memperlambat
gerakan lembaran logam, mirip seperti sebuah gaya
gesekan.
Efek mirip gesekan dari arus pusar ini adalah fenomena dasar yang dikenal sebagai
pengereman magnetik (magnetic braking). Ada juga yang menyebutkan sebagai pengereman
arus pusar (eddy currebt braking). Satu keuntungan penting dari pengereman ini adalah tidak ada
kontak fisik langsung diperlukan sehingga menghilangkan pemakaian gesekan. Pengereman
magnetik umum digunakan dari sepeda sampai kereta luncur.
Pengereman magnetik ideal untuk peralatan sensitif seperti neraca laboratorium. Ketika
lengan neraca sedang bergerak, arus pusar diinduksikan dalam keping logam. Mekanisme
peredaman tidak pernah rusak atau perlu pengaturan dan dijamin bahwa ia tidak mengerjakan
gaya ketika lengan neraca tidak sedang bergerak. Pengereman magnetik juga digunakan pada
kendaraan rel seperti monorel maglev, trem, lokomotif, kereta penumpang, dan kereta
pengangkut. Gaya peredaman karena arus pusar secara otomatis bekerja berlawanan dengan
gerakan besarnya juga ketika kelajuan lebih besar. Gaya peredaman mirip seperti gaya gesekan
fluida pada benda yang sedang bergerak melalui suatu fluida.
Risman, Jurusan Pendidikan Fisika 47