Page 87 - C:\Users\USER\Documents\Flip PDF Corporate Edition\newe-Modul praktikum dietik penyakit tidak menular\
P. 87
9. Pada anak usia lebih dari 2 tahun dianjurkan pemberian serat
dengan rumus (umur dalam tahun + 5) gram per hari.
10. Bentuk dan jenis makanan menyesuaikan dengan daya terima
anak
Studi Kasus:
An. T perempuan kelas 2 SD usia 8 tahun adalah anak pertama
dari pasangan Tn A dan Ny B. Pasangan ini sukses berwirausaha
di bidang kuliner di kota X. Dua hari ini An. T tidak masuk
sekolah karena sakit. Ia mengeluh sesak napas, cepat lelah, dan
lemas. An. T dibawa orang tuanya berobat ke dokter. Setelah
dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan penyakit atau gangguan
fungsional organ lainnya. Keluhan yang muncul diduga berkaitan
dengan kelebihan berat badan yang dialami An. T. Berat badan
saat ini = 42 kg, dan tinggi badan = 126 cm. Lalu dokter
menganjurnya agar An.T menurunkan berat badannya, dan
merujuknya kepada Ahli Gizi.Hasil anamnesa gizi diperoleh data
asupan energi sehari 2440 kkal dan asupan protein 60,2 gram.
Kebiasaan makan An.T 3 kali sehari, dengan makanan selingan
3-4 kali. Dari usia balita An. T sudah mengalami kegemukan,
dan saat ini tampak tubuhnya semakin gemuk. Makanan
kesukaannya yang digoreng-goreng, crispy, dan makanan manis.
Setiap pulang sekolah selalu minum air sirup atau minuman
ringan yang manis lainnya. Makanan selingan yang disukai roti
cokelat, donat, brownies atau mie goreng. Ia jarang main di luar
rumah. Pemberian makan An. T sehari-hari dilakukan oleh
pengasuhnya karena kedua orang tuanya sibuk mengelola bisnis
kuliner. Susunlah NCP nya!
JURUSAN GIZI

