Page 102 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 102

Walaupun terdapat beberapa variasi, namun            Although vary, there is common features of Dieng
                     terdapat ciri umum candi-candi di Dieng, yaitu        temples: Old Classical style temple (Old Mataram
                     termasuk candi gaya Klasik Tua (gaya Mataram Kuno),   style), which is divided into three parts: foot-body-roof;
                     mempunyai tiga bagian candi: kaki-tubuh- atap; secara   overall they look fat, three-layered roof similar to those
                     keseluruhan terlihat tambun, atap berlapis tiga, yang   in South India, except for Candi Semar and Candi
                     mirip atap India Selatan, kecuali Candi Semar dan Candi   %LPD  QR URXQG  NXPXGD  IUDPH  EXW ÀDW EDQG  SHOLSLW
                     Bima; tidak ada bingkai bulat (kumuda), perbingkaian   and lotus (padma) frames; entrances and niches are

                     candi terdiri atas pelipit rata dan padma; pintu dan   adorned with kala-makara without the lower jaw; they
                     relung candi dihias Kala-makara tanpa rahang bawah;   all have square plans.
                     serta berdenah bujur sangkar.
                                                                                The special characteristic can be found in Candi
                           Ciri khusus dapat kita jumpai di Candi           Semar, the ancillary temple built on a rectangular
                     Semar, candi perwara yang berdenah empat                 plan measuring  7 x 3.50 m is standing opposite
                     persegi panjang berukuran 7x3,50 m itu ada di              Candi Arjuna. Its entrance faces east and is
                     depan Candi Arjuna. Pintunya menghadap ke                    adorned with kala-makara ornaments. The
                     timur dan dihiasi ragam hias kala-makara.                      uniqueness of the temple is the roof is in the
                     Keunikan candi itu adalah bentuk atap                            form of padma frames, but unfortunately
                     berupa bingkai padma/sisi genta,                                   the apex of the temple is missing. It is
                     namun sayang puncak candinya                                         believed that there used to be ancillary
                     sudah hilang. Ada dugaan, bahwa
                                                                                           temples standing opposite Candi
                     dahulunya ada pula candi perwara
                                                                                             Puntadewa, Candi Srikandi, dan
                     di depan Candi Puntadewa,                                                 Candi Sembadra, based on what
                     Candi Srikandi, dan Candi                                                   remains.
                     Sembadra, berdasarkan sisa-
                     sisanya.






















            74
   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107