Page 155 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 155

Candi induknya terbuat dari batu, tidak memiliki     The main temple is made   of stone, the temple
                   ruang candi dan tidak ada tangga naik. Sisa-sisa     does not have a chamber and ascending steps.
                   runtuhan batu tangga pun tidak ditemukan, mungkin    Remnants of stone steps were not found in there,
                   sekali terbuat dari bahan mudah rusak, misalnya kayu   most likely because they were made   of perishable
                   atau bambu.  Candi induk menghadap ke arah timur.    materials such as wood or bamboo. The main temple
                   Denahnya berbentuk bujur sangkar 6,21 m x 6,21       IDFHV HDVW  ,WV ÀRRU SODQ LV VTXDUH PHDVXULQJ      P
                   m, dengan tinggi  2,13 m. Tinggi dindingnya 0,85     [      P  ZLWK D KHLJKW RI      P  7KH ZDOOV DUH
                   meter di atas lantai bangunan dengan ketebalan 0,40   PHWHUV VLWWLQJ RQ WRS RI D      PHWHUV WKLFN EDVH  7KH
                   meter. Pintu masuknya 0,60 m. Di situ ditemukan arca   HQWUDQFH LV      P ZLGH  $ VWDWXH RI *DQHĞD  OLQJJD
                   *DQHĞD, OLQJJD \RQL, SHULSLK yang terletak di bawah   yoni,  peripih or ritual deposits located under the
                   OLQJJD. Kepala NDOD yang ditemukan cukup unik, yaitu   lingga or the phallic symbol were found in the temple.
                   lidahnya yang menjulur dan memiliki cakar yang ada   7KH NDOD KHDG IRXQG ZDV TXLWH XQLTXH ZLWK WKH WRQJXH
                   di kiri kanan rahangnya. Peripihnya berisi lempengan   out and claws that protrude on either side of the
                   emas dan perak, gelang perunggu, serta batu kaca.    jaw. Peripih or ritual deposits containing gold and









                                                                                                                            127
   150   151   152   153   154   155   156   157   158   159   160