Page 417 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 417

BIODATA SINGKAT PENYUSUN




















                                         Dr. Wiwin Djuwita Sudjana Ramelan

                                         Lahir di Tasikmalaya tahun 1952, W. Djuwita Sudjana Ramelan meniti kariernya sebagai dosen di
                                         Jurusan (sekarang Departemen)  Arkeologi UI sejak tahun 1979. Mbak Win – nama panggilannya,
                                         meluaskan wawasan keilmuannya dengan mengambil pendidikan magisternya di bidang antropologi
                                         ekologi kemudian menyelesaikan pendidikan doktornya di bidang arkeologi ekologi. Keaktifannya
                                         dalam hal penelitian tidak saja di bidang arkeologi tetapi juga antropologi dan bidang multi disiplin.
                                         Ia  juga  pernah  menjadi  pengurus  Pusat  Penelitian  Kemasyarakatan  dan  Budaya  UI,  Pusat  Kajian
                                         Humaniora UI, asosiasi profesi lainnya, dan terakhir menjabat sebagai Ketua Pelaksana Harian Ikatan
                                         Ahli Arkeologi Indonesia Pusat (IAAI). Kini ia sedang mengembangkan kajian manajemen sumber
                                         daya budaya (arkeologi terapan). Dengan dasar pengalamannya mengasuh jurnal ilmiah di UI, kini ia
                                         menjadi pemimpin redaksi Jurnal Hukum Bisnis.






















                                         Prof. Dr. Edi Sedyawati

                                         Bu  Edi,  panggilannya,  yang  lahir  di  Malang  28  Oktober  1938  mengawali  kariernya  di  Jurusan
                                         Arkeologi Fakultas Sastra UI tahun 1961 sebagai asisten dosen dan tahun 1963 sebagai dosen. Tahun
                                         1985 ia berhasil meraih gelar doktor dengan predikat Magna Cum-laude dengan mempertahankan
                                         disertasinya tentang Pengarcaan Ganesha. Pada tahun 1992 dikukuhkan menjadi guru besar UI. Ia
                                         tidak saja dikenal sebagai ahli sejarah seni dan juga dikenal sebagai budayawan. Karirnya tidak hanya
                                         sebagai dosen, ia juga pernah menjadi Purek I Institut Kesenian Jakarta, Kepala Pusat Penelitian
                                         Kemasyarakatan dan Budaya UI dan terakhir ia menjabat sebagai Direktur Jenderal Kebudayaan.
                                         Dalam organisasi profesi arkeologi, ia pernah menjadi Ketua Umum IAAI Pusat. Kesibukannya tidak
                                         pernah berhenti meskipun secara formal ia telah menjalani masa purnabakti. Ia masih aktif sebagai
                                         dosen luar biasa di UI dan universitas lainnya serta menjadi pembicara di berbagai seminar nasional
                                         dan internasional.







        388
   412   413   414   415   416   417   418   419   420   421   422