Page 137 - LAPORAN SKRIPSI - YANA TRISNAWATI 11160930000028
P. 137
4.3 Analisis Model Struktural (Inner Model)
4.3.1 Hasil Analisis Model Struktural
1. Uji Path Coefficient
Pengujian ini dilakukan dengan melihat nilai jalur pada path coefficient (β),
yaitu dengan ambang batas harus lebih dari 0.1 dapat dikatakan memiliki pengaruh
terhadap model penelitian (Hair et al., 2017). Nilai uji path coefficient pada Tabel
4.9 berikut.
Tabel 4.9 Hasil Uji Path Coefficient (β)
Hubungan antar
Hipotesis (β) Keterangan
Variabel
H1 ATU → BIU 0.559 Signifikan
H2 BIU → AU 0.423 Signifikan
H3 BLF → BIU 0.088 Tidak Signifikan
H4 PEOU → BIU 0.026 Tidak Signifikan
H5 PEOU → PU 0.732 Signifikan
H6 PU → ATU 0.714 Signifikan
H7 PU → BIU 0.209 Signifikan
H8 RA → AU 0.176 Signifikan
H9 SA → AU 0.218 Signifikan
H10 SA → BLF 0.601 Signifikan
Berdasarkan pengujian yang dilakukan terdapat dua jalur yang memiliki
nilai di bawah 0,1 yaitu: BLF ke BIU dan PEOU ke BIU. Artinya jalur tersebut
tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Nilai dari path coefficient juga dapat
dilihat pada Gambar 4.7.
104

