Page 141 - LAPORAN SKRIPSI - YANA TRISNAWATI 11160930000028
P. 141
H9 SA → AU 0.454 0.418 0.066 Kecil
H10 SA → BLF 0.361 0 0.565 Besar
5. Predictive Relevance ( )
Pada tahap pengujian ini dilakukan dengan blindfolding, tujuannya untuk
menunjukkan bahwa variabel tertentuxyang digunakan pada model penelitian yang
dibuat ini memiliki keterkaitan secara prediktif (predictive relevance) dengan
variabel lainnya. Variabel yang dihasilkan dapat dikatakan valid apabila memiliki
nilai ambang batas di atas nol atau lebih besar dari nol. Hasilnya ditunjukan pada
Tabel 4.13.
2
Tabel 4. 13 Hasil Uji Predictive Relevance ( )
Variabel Keretangan
Attitude Toward Using (ATU) 0.376 predictive relevance
Actual Use (AU) 0.338 predictive relevance
Behavioural Intention to Use (BIU) 0.469 predictive relevance
Belief (BLF) 0.226 predictive relevance
Perceived Usefulness (PU) 0.393 predictive relevance
Berdasarkan Tabel 4.13 kelima variabel tersebut memiliki nilaixdi atas nol
sehingga dapat dikatakan valid dan bersifat predictive relevance.
6. Relative Impact ( )
Pada tahap pengujian relative impact menggunakan metode blindfolding
untuk mengukur relative dari pengaruh keterkaitan antara prediktif variabel tertentu
dengan variabel lainnya. Dimana nilai 0.02 artinya memiliki pengaruh kecil, 0.15
memiliki pengaruh menengah, dan 0.35 mengartikan bahwa memiliki pengaruh
108

