Page 74 - LAPORAN SKRIPSI - YANA TRISNAWATI 11160930000028
P. 74
t-test digunakan untuk menguji semua hipotesis pada penelitian. Hipotesis
pada penelitian dapat diterima jika nilai t-test jika memiliki nilai lebih dari
tingkat signifikansi yang digunakan. Kemudian daripada itu menggunakan
p value untuk menilai tingkat signifikansi (Hair et al., 2017). Jika ingin
mengasumsikan tingkat signifikan 5% maka nilai p value harus lebih kecil
dari 0.05. Jika tingkat signifikan 10% maka p value < 0.01 dan 1% jika p
value < 0.01.
Tahap keempat yaitu dengan melakukan pengujian analisis
2
(effect size). Tujuan pengujian ini untuk memprediksi pengaruh variabel
tertentu terhadap variabel lainnya dalam struktur model. Nilai ambang batas
terbagi menjadi tiga yaitu, 0.02 artinya memiliki pengaruh yang kecil, 0.15
berarti memiliki pengaruh menengah, dan 0.35 memiliki pengaruh yang
2
besar. Rumus perhitungan nilai sebagai berikut:
2
2
2
= − (2.4)
2
1−
Dimana diperoleh ketika nilai konstruk eksogen dimasukan ke
2
2
dalam model, sebaliknya diperoleh ketika konstruk eksogen
dikeluarkan dari model.
2
Tahapan kelima dengan melihat nilai predictive relevance ( )
menggunakan metode blindfolding tujuannya untuk membuktikan jika
variabel yang digunakan memiliki keterkaitan prediktif dengan variabel
lainnya pada model dengan nilai ambang batas pengukuran adalah di atas 0
54

