Page 15 - fikih kls 9
P. 15

1). Penyembelihan  dengan menggunakan pisau tajam  dan memotong  leher depan hewan,
                           mengakibatkan  hewan  akan  kehilangan  seluruh  inderanya,  termasuk  indera  perasanya.
                           Dengan demikian tidak akan menyiksa hewan tersebut. Ketika hewan terlihat menggelepar,
                           bukan karena kesakitan, akan tetapi karena kehilangan banyak zat yang dipasok darah
                           sehingga kejang.

                       2). Setelah hewan tersebut meningkat aktivitasnya dan menarik sebanyak mungkin darah dari
                           seluruh  tubuh hewan  dan  memompanya  keluar  lewat  leher. Dari  alat  penelitian  yang
                           dipasangkan pada hewan tersebut memberi sinyal tidak ada rasa sakit sama sekali.
                       3). Darah terpompa dan tertarik oleh jantung keluar tubuh hewan secara maksimal,  maka
                           dihasilkan daging yang sehat, yang sangat layak dikonsumsi manusia.

                       Penyembelihan secara pemingsanan dengan cara : dibius/disetrum, dipukul kepalanya (cara
                       barat) dalam penelitian menunjukkan hasil :

                       1). Sapi pingsan sehingga mudah untuk disembelih, dan darah yang keluar hanya sedikit.
                       2). Alat yang dipasang pada hewan mengindikasikan bahwa hewan tersebut mengalami rasa
                           sakit yang hebat karena pukulan pada kepalanya.

                       3). Peningkatan rasa sakit yang berlebihan pada hewan mengakibatkan jantung kehilangan
                           kemampuannya  untuk  memompa  dan  menarik  darah  keluar  lewat  saluran  pada  leher
                           hewan.

                       4). Karena darah tidak terpompa keluar tubuh secara maksimal, maka darah-darah tersebut
                           membeku di dalam urat-urat darah dan daging. Akibatnya daging menjadi tidak berkualitas
                           karena tidak sehat dan tidak layak untuk di konsumsi manusia. Darah beku yang ada dalam
                           daging adalah media yang baik untuk tumbuhnya bakteri pembusuk.






                       Kesimpulan dari penelitian itu adalah:


                       1). Hewan yang di sembelih  secara  syar’i tidak  merasakan sakit, justru hewan yang
                           disembelih dengan cara dipingsankan terlebih dahulu yang kelihatannya tenang dan
                           tidak meronta justru merasakan sakit.
                       2). Daging hasil  penyembelihan secara  Syar’i lebih  sehat  dan berkualitas  di banding
                           daging hasil penyembelihan secara mekanik/elektrik/dibius.















                                                                                                             9
                                                                                          Fikih - Kelas IX





       fikih siswa kls 9__revisi.indd   9                                                                         6/16/16   5:31 PM
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20