Page 108 - Atlas Sejarah Indonesia Berita Proklamasi Kemerdekaan
P. 108
Kota Baru, berita proklamasi kemerdekaan menyebar Balikpapan tidak diiringi dengan pengambilalihan
ke daerah-daerah di sekitarnya termasuk sebuah berbagai infrastruktur industri oleh tentara Sekutu
wilayah otonom imigran Suku Bugis yang berasal terutama minyak bumi sehingga mereka berpendapat
dari Kerajaan Wajo yakni wilayah Pagatan . Di kota tersebut lebih baik dihancurkan . Sedangkan
Banjarmasin sendiri penyebaran informasi mengenai tentara Sekutu melakukan pemboman atas Kota
proklamasi kemerdekaan dipelopori oleh Hadhariyah Balikpapan untuk memastikan kekalahan pasukan
M, F . Mohani, Hamli Tjarang dan Abdurrahman Noor Jepang di wilayah Kalimantan Timur . Akibatnya
melalui paflet yang disebarkan pada tanggal 1 Oktober reruntuhan berbagai bangunan dan infrastruktur
1945 . Sedangkan di Rantau dan Kandangan, berita mendominasi pemandangan Kota Balikpapan dan
proklamasi disebarkan dan dipelopori oleh H .M . Rusli membuat masyarakat kota tersebut dilanda kelaparan
dan Hasnan Basuki sementara di Barabai disebarkan karena sulitnya memperoleh bahan makanan pokok
oleh H . Baderun . Di tempat lain seperti Puruk Cahu, terutama beras . Masyarakat Kota Balikpapan selama
Martapura, Marabahan dan Pelaihari dibawa oleh ini mengandalkan pengiriman bahan-bahan pokok
tentara Australia yang bertugas melucuti tentara dari luar daerah terutama Sulawesi dan Jawa . Namun
Jepang . dengan hancurnya berbagai fasilitas pelabuhan,
hubungan laut sulit untuk dilakukan sehingga
Kota lain di Kalimantan Selatan yang menerima berita berbagai pengiriman hanya mengandalkan perahu-
proklamasi kemerdekaan adalah Kota Waringin yang perahu kecil yang memerlukan waktu lebih lama untuk
kini menjadi dua kabupaten yaitu Kabupaten Kota sampai tujuan . Sementara hubungan darat terbilang
Waringin Barat yang beribukota di Pangkalan Bun masih sangat buruk . Situasi ini sangat mempengaruhi
dan Kabupaten Kota Waringin Timur yang beribukota keterlambatan berita proklamasi kemerdekaan di
di Sampit . Rakyat Kota Waringin mendengar berita Balikpapan dan Kalimantan Timur pada umumnya .
proklamasi langsung dari Jawa oleh para pelaut dan
pejuang melalui beberapa pelabuhan yakni Sampit, Dalam situasi yang sangat tidak kondusif dari sisi
Pangkalan Bun, Pagatan/Mendawai, Kuala Kapuas infrastruktur, muncul seorang pemuda bernama
dan Pulau Pisang . Pada tanggal 24 Agustus 1945 Abdul Moethalib . Dengan dibantu oleh Husein
pemimpin pemerintah Jepang di Pangkalan Bun yakni Yusuf dan kawan-kawannya, ia membentuk sebuah
Bunken Kanrikan menemui Sultan Kota Waringin organisasi bernama Komite Indonesia Merdeka (KIM) .
untuk menyampaikan bahwa pemerintah Kerajaan Sedangkan di Nenang, M . Rasyid membentuk Komite
Jepang akan menyerahkan kembali kekuasaan kepada Penyambutan Indonesia Merdeka . Di Balikpapan
Sultan Kota Waringin . Selain itu Bunken Kanrikan juga sendiri dalam ruang lingkup terbatas, masyarakat
memberi selembar bendera merah putih sekaligus baru mendapatkan informasi mengenai proklamasi
meminta pengibarannya menunggu setelah orang- kemerdekaan Republik Indonesia melalui pekerja
orang Jepang tidak lagi di Kota Waringin . Di Kumai Bataviasch Petroleum Maatschappij (BPM) yang
yang letaknya tidak jauh dari Pangkalan Bun, rakyat datang dari Pulau Jawa untuk merehabilitasi kilang
menerima berita proklamasi melalui seorang pejuang minyak yang rusak akibat Perang Asia Timur Raya .
yang bernama Abdullah Machmud yang kembali
dari Jawa pada tanggal 12 Oktober 1945 . Abdullah Berita mengenai proklamasi kemerdekaan di
Machmud adalah pejuang pertama dari Kota Waringin Balikpapan baru mulai meluas setelah para pemuda
yang memperoleh mandat perjuangan kemerdekaan dan pejuang yang pernah bergabung dengan Heiho,
Indonesia dari pusat . Sedangkan di Puruk Cangu Kaigun dan Romusha berunding dan sepakat
dan Muara Teweh, pengibaran bendera dipimpin untuk mengirimkan perwakilan bahwa masyarakat
oleh kepala daerah masing-masing . Pengibaran Balikpapan mendukung Pemerintah Republik
bendera tidak hanya dilakukan di kota-kota setingkat Indonesia . Pada tanggal 13 November 1945, tokoh-
kabupaten namun juga di pelosok daerah seperti tokoh pemuda seperti Abdul Moethalib, Aminudin
di Desa Anjir Sarapat yang terletak sekitar sepuluh Nata, Machmudin Nata, Siebold Mewengkeng dan M .
kilometer dari pusat kota Kuala Kapuas . Sjachli Achmad sepakat untuk mengibarkan bendera
merah putih di kawasan Pandansari, Karang Anyar,
Kalimantan Timur sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintahan
Berita proklamasi di Kalimantan Timur terutama Republik Indonesia .
di Kota Balikpapan terkendala dengan sarana dan
prasarana yang hancur akibat Perang Asia Timur Di kota lain, terutama di Samarinda, berita
Raya . Baik tentara Jepang maupun Sekutu sama- kemenangan Pasukan Sekutu atas Jepang menjadi
sama menjadikan Kota Balikpapan sebagai objek berita yang dirahasiakan oleh pemerintah Jepang
penghancuran dengan tujuan berbeda . Jepang diantaranya dengan menyita radio milik penduduk .
menghendaki agar kekalahan pasukannya di Kota Namun berita kekalahan itu sendiri telah diketahui
106 ATLAS SEJARAH INDONESIA - BERITA PROKLAMASI KEMERDEKAAN

