Page 112 - Atlas Sejarah Indonesia Berita Proklamasi Kemerdekaan
P. 112
Dr G.S.S.J Ratulangie
Nama lengkapnya Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi atau lebih dikenal
dengan nama Sam Ratulangi, lahir di Desa Tangkuramber, yang terletak di tepi
Danau Tondano, Minahasa, pada tanggal 5 November 1890 . Tahun 1904 G .S .S .J .
Ratulangie meninggalkan Minahasa dan berangkat ke Jakarta untuk melanjutkan
pendidikan . Di Jakarta ia masuk ke sekolah teknik Koningin Wilhelmina School (KWS) .
Awal tahun 1912 G .S .S .J . Ratulangie melanjutkan pendidikan ke Negeri Belanda
dan menjadi anggota Indische Vereniging sewaktu belajar di sana . G .S .S .J .
Ratulangie bergerak dalam organisasi mahasiswa dan terpilih menjadi
ketua Assosiation d’Etudiant Asiatiques, yaitu Gabungan Mahasiswa
yang berasal dari negeri Asia di Zurich (1915-1919) . Tahun 1923
Perserikatan Minahasa mencalonkan G .S .S .J . Ratulangie sebagai
Sekretaris Minahasa Raad (Dewan Minahasa) dan berhasil
menghapuskan kewajiban rodi (kerja paksa) di Minahasa dan
membuka transmigrasi lokal di daerah Minahasa Selatan .
Pada masa pendudukan Jepang, rasa kemanusiaan
Ratulangie tergugah ketika melihat berbagai penderitaan
yang dialami oleh orang-orang . Semula ia bersikap dingin
terhadap Jepang, namun pada tahun 1944, ia diangkat sebagai
penasihat Angkatan Laut Jepang yang berkedudukan di Ujung
Pandang, dan saat itulah ia mulai berusaha membakar dan
menggembleng semangat rakyat untuk meraih kemerdekaan .
Dalam rangka persiapan kemerdekaan Indonesia, di Jakarta terbentuk
Badan Penyelidik Usaha-usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) sebagai
langkah lanjutan dari Janji Kemerdekaan yang diberikan oleh Jepang . Tugas
BPUPKI selesai, badan ini dibubarkan, kemudian digantikan dengan yang baru yakni
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) . Pada awal Agustus 1945, Ratulangie
berangkat ke Jakarta memimpin delegasi Sulawesi yang akan mengikuti siding PPKI .
Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah pada sekutu, dan tiga hari setelah
kekalahan Jepang, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya tanggal 17 Agustus
1945 . Satu hari setelah proklamasi kemerdekaan, Sam Ratulangie diangkat menjadi
Gubernur Sulawesi, dan pada tanggal 19 Agustus 1945 ia tiba di Ujung Pandang . Di
depan para pemuda dan tokoh-tokoh masyarakat ia membacakan kembali naskah
“Proklamasi Kemerdekaan” .
Bersama dengan Mr . Andi Zainal Abidin, Dr . G .S .S .J ini dibawa oleh Fakhruddin Daeng Romo, seorang
Ratulangie menginap di Hotel Empress ketika tiba pemuda belasan tahun yang datang dari Makassar .
di Makassar . Di hotel tersebut, beliau mengorganisir Di Polombangkeng, Pajonga Daeng Ngalle langsung
strategi perjuangan yang diawali dengan penyebaran menyatakan dukungannya terhadap proklamasi
berita proklamasi dan memberi kesadaran pada kemerdekaan . Dukungan terhadap proklamasi
masyarakat akan pentingnya kemerdekaan serta kemerdekaan juga ditunjukkan rakyat Sulawesi yang
upaya mempertahankannya terutama melalui wadah tinggal di Jeneponto, Bantaeng, dan Pulau Selayar .
organisasi Pusat Keselamatan Rakyat (PKR) . Berita Sedangkan di kota Maros, berita proklamasi baru
proklamasi selanjutnya disebarkan secara formal ke diketahui secara meluas di kalangan masyarakat pada
arah utara oleh tim Dr . G .S .S .J Ratulangie sedangkan akhir Agustus 1945 . Di kota ini, Abdul Hamid Sahaban
ke arah selatan dilakukan oleh tim Lanto Daeng Daeng Pabeta memimpin rapat untuk menyatukan
Pasewang . Masyarakat di kota-kota kecil di Sulawesi gerakan dalam mendukung dan mempertahankan
sendiri seperti Pare-Pare, Soppeng dan Palopo telah kemerdekaan .
mendengar berita proklamasi melalui radio dan
pemberitahuan tidak resmi dari orang Jepang bahkan Kendati banyak kota di Sulawesi mendapatkan
sebelum Dr . G .S .S .J Ratulangie menyampaikan berita berita proklamasi melalui radio, namun di beberapa
proklamasi secara resmi . kota lainnya, peranan orang Jepang cukup penting
dalam menyampaikan berita tersebut . Di Kolaka,
Kota lain di Sulawesi yang menerima berita proklamasi berita proklamasi diterima oleh Kabasima Taico,
adalah Polombangkeng . Berita proklamasi di kota seorang komandan tentara Jepang yang bertugas
110 ATLAS SEJARAH INDONESIA - BERITA PROKLAMASI KEMERDEKAAN

