Page 183 - THE SECRET TO GOVERNMENT RESTORATION-New_Neat
P. 183
bahkan kerabat. Padahal prinsipnya, mereka
adalah hamba atau pelayan rakyat dan seorang
pelayan tidaklah lebih besar dari tuannya. Dari
tiga contoh keadaan daerah yang demikian, maka
timbullah pertanyaan, mengapa hal itu dapat
terjadi?
Perkara yang demikian tidak saja melulu masalah
penerapan aturan yang tidak merata yang
berdasar pada acuan konstitusi baku, namun juga
perihal karakter seseorang. Semuanya ini yang
akan membuat rakyat memandang Hukum
dengan cara yang tidak tepat. Justru mereka akan
mengalami yang namanya „Traumatic Rules‟.
Mereka tidak lagi berpatokan pada supremasi
hukum tetapi justru pada supremasi personil.
Siapa yang yang berperan sebagai filantropi maka
itulah yang dijunjung tinggi. Para pejabat mesti
terjaga akan hal ini untuk memulihkan
pandangan rakyatnya terhadap konstitusi
sehingga rakyat anda dapat menjadi rekan yang
baik dalam menerapkan konstitusi yang ada.
Ingatlah bahwa bias-bias hukum akan menjadi
bomerang bagi anda sebagai Pejabat
Pemerintahan dan bagi anda sebagai rakyat.
Usahakanlah agar konstitusi Negara anda menjadi
supremasi mutlak yang membawa Pemerintahan
di Negara anda kepada jalan yang bersahaja.
Bawalah rakyat anda ke tempat bias-bias itu
berada sehingga ketika mereka telah berada di
175

