Page 186 - THE SECRET TO GOVERNMENT RESTORATION-New_Neat
P. 186

  Terbentuknya Negara dari Negara
                  Ketika  bias-bias  Hukum  mulai  muncul  dan
                  estetika tatanan Pemerintahan mulai lenyap maka
                  kejadian  berikutnya  akan  menjadi  lebih  parah.

                  Fatamorgana      dan    ketidakindahan     menyatu
                  menjadi  pengabaian.  Ketika  hal  ini  terjadi  maka
                  cepat  atau  lambat  akan  merusak  sistem
                  Pemerintahan  yang  baik  dan  bermuara  pada
                  pelepasan  bagian-bagian  dari  suatu  keutuhan.
                  Ketika  ada  suatu  daerah  yang  memiliki
                  fatamorgana  Konstitusi  (penerapannya)  lalu
                  menunjukkan  ketidakindahan  tatanan,  maka
                  akhirnya  daerah  itu  merasa  terabaikan  hingga
                  mereka  memutuskan  untuk  berpisah mutlak  dari
                  induk keutuhan. Inilah kejadian yang sekarang ini
                  disebut  Negara-negara  bagian  atau  pendirian
                  Negara  baru  dari  suatu  Negara.  Bagaimanapun
                  luasnya suatu Negara secara geografis, tidak akan
                  mudah  terpisah-pisah  jika  saja  bagian-bagian
                  daerah  tidak  merasa  terabaikan  atau  kurang
                  perhatian.  Justru  mereka  dengan  sekuat  tenaga

                  akan  menjaga  keutuhan  Negaranya.  Sekalipun
                  secara kondisional mengatakan bahwa daerah itu
                  boleh  menjadi  suatu  Negara  lagi,  tetapi  jika
                  rakyat  yang  ada  di  dalamnya  merasa  aman,
                  nyaman  dan  sejahtera  maka  tidaklah  mudah
                  mereka menyatakan kemerdakaan sendiri sebagai
                  suatu Negara baru. Tetaplah ingat bahwa apapun
                  bentuknya, jika ia beraliran kiri (lain ideologi dan

                                       178
   181   182   183   184   185   186   187   188   189   190   191