Page 30 - E MODUL-SEKAR GANDA NING-1900008079
P. 30
Keanekaragaman hayati merupakan beragamnya variasi yang terdapat di
antara makhluk hidup. Para ilmuwan sepakat mengelompokkan
keanekaragaman hayati menjadi tiga kategori, yaitu keanekaragaman
ekosistem, jenis dan genetika.
Keanekaragaman genetika adalah keanekaragaman atau variasi yang dapat
ditemukan diantara organisme dalam satu spesies.
Keanekargaman jenis adalah banyaknya jenis hewan dan/atau tumbuhan yang
terdapat dalam suatu masyarakat kehidupan yang ditemukan diantara
organisme yang tergolong dalam spesies yang berbeda.
Ekosistem merupakan suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan
timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya. Keanekaragaman
ekosistem terjadi karena adanya perbedaan komponen biotik dan abiotik.
Berdasarkan garis pemisah fauna Wallace dan Weber, Indonesia dibagi
menjadi tiga wilayah fauna yaitu fauna tipe Asiatis/Oriental (untuk Indonesia
bagian barat) fauna peralihan (Australia-asiatik) dan fauna Australis (untuk
Indonesia bagian timur)
Faktor-faktor yang menjadi ancaman terhadap keanekaragaman hayati antara
lain; perubahan habitat, perubahan iklim, polusi, dan eksploitasi secara
berlebihan
Upaya yang dilakukan pemerintah untuk perlindungan dan penyelamatan
keanekaragaman hayati adalah dengan dibentuknya kawasan konservasi in situ
dan ex situ.
Manfaat keanekaragaman hayati bagi manusia antara lain; Sebagai bahan
makanan, Untuk pengembangan riset dan ilmu pengetahuan, Sebagai bahan
obat-obatan, Dapat dimanfaatkan menjadi produk-produk yang bernilai
ekonomis dan estetik
30 | S e k a r G a n d a n i n g - 1 9 0 0 0 0 8 0 7 9

