Page 26 - E MODUL-SEKAR GANDA NING-1900008079
P. 26
a. Kawasan Konservasi In Situ
Kawasan In Situ adalah kawasan perlindungan di habitat alami.
Kawasan In Situ dibagi menjadi kawasan suaka alam dan cagar
biosfer.
1) Cagar alam atau kawasan suaka alam (KSA) dengan
keadaan alamnya mempunyai kekhasan/keunikan pada
jenis tumbuhan beserta gejala alam dan ekosistemnya
secara alami
2) Suaka margasatwa adalah KSA yang memiliki
keanekaragaman satwa liar yang untuk keberlangsungan
hidupnya, yang memerlukan upaya perlindungan dan
pembinaan terhadap populasi dan habitatnya.
3) Taman nasional ialah kawasan perlindungan alam
berekosistem asli yang dimanfaatkan untuk tujuan
penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan pariwisata.
4) Taman hutan raya ialah KPA untuk tujuan koleksi
tumbuhan dan satwa, baik alami atau tidak, dari jenis asli
atau jenis tidak asli dan dimanfaatkan untuk kepentingan
penelitian, pendidikan, budaya, pariwisata dan rekreasi.
5) Taman wisata alam, KPA yang dimanfaatkan terutama
untuk kepentingan pariwisata dan rekreasi.
Kawasan Cagar Biosfer dan Warisan Dunia, juga merupakan usaha dalam melestarikan
kehati Indonesia, yang di bentuk oleh UNESCO. Cagar Biosfer berfungsi untuk perlindungan
ekosistem, jenis dan plasma nuftah. Contohnya Cagar Biosfer Komodo dan Wakatobi.
Sedangkan Kawasan Warisan dunia bertujuan untuk mengonservasi warisan budaya dunia.
Contohnya candi borobudur dan prambanan.
26 | S e k a r G a n d a n i n g - 1 9 0 0 0 0 8 0 7 9

