Page 109 - Kelas_11_SMA_Sejarah_Indonesia_Semester_1_Siswa_2016
P. 109

Pada tahun 692 M, Sriwijaya mengadakan ekspansi ke daerah
                 sekitar Melayu. Melayu dapat ditaklukkan dan berada di bawah
                 kekuasaan Sriwijaya. Letak pusat Kerajaan Sriwijaya ada berbagai
                 pendapat. Ada yang berpendapat bahwa pusat Kerajaan Sriwijaya
                 ada di Palembang, ada yang berpendapat di Jambi, bahkan ada
                 yang berpendapat di luar Indonesia. Akan tetapi, pendapat yang
                 banyak didukung oleh para ahli, pusat Kerajaan Sriwijaya berlokasi
                 di Palembang, di dekat pantai dan di tepi Sungai Musi. Ketika pusat
                 Kerajaan Sriwijaya di Palembang mulai menunjukkan kemunduran,
                 Sriwijaya berpindah ke Jambi.


                         Sumber sejarah Kerajaan Sriwijaya yang penting adalah
                 prasasti. Prasasti-prasasti itu ditulis dengan huruf pallawa. Bahasa
                 yang dipakai Melayu Kuno. Beberapa prasasti itu antara lain sebagai
                 berikut.


                      1. Prasasti Kedukan Bukit
                         Prasasti Kedukan Bukit ditemukan di
                         tepi Sungai Tatang, dekat Palembang.
                         Prasasti  ini berangka tahun 605
                         Saka  (683  M).  Isinya  antara  lain
                         menerangkan       bahwa       seorang
                         bernama Dapunta Hyang mengadakan
                         perjalanan  suci  (siddhayatra)  dengan
                         menggunakan perahu. Ia berangkat dari    Sumber : Bambang Budi Utomo. 2010.
                                                                  Atlas Sejarah Indonesia Masa Klasik (Hindu-
                         Minangatamwan dengan membawa             Buddha), Jakarta: Kementerian Kebudayaan
                                                                  dan Pariwisata.
                         tentara 20.000 personel.
                                                                 Gambar 2.16  Prasasti Kedukan Bukit

                      2. Prasasti Talang Tuo
                         Prasasti Talang Tuo ditemukan di sebelah barat Kota
                         Palembang di daerah Talang Tuo. Prasasti ini berangka
                         tahun 606 Saka (684 M). Isinya menyebutkan
                         tentang pembangunan sebuah taman yang disebut
                         Sriksetra. Taman ini dibuat oleh Dapunta Hyang Sri
                         Jayanaga.



 Semester 1                                                                      Sejarah Indonesia  101
   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114