Page 114 - Kelas_11_SMA_Sejarah_Indonesia_Semester_1_Siswa_2016
P. 114

keemasan. Balaputradewa adalah keturunan dari Dinasti Syailendra,
                              yakni putra dari Raja Samaratungga dengan Dewi Tara dari Sriwijaya.
                              Hal tersebut diterangkan dalam Prasasti Nalanda. Balaputradewa
                              adalah seorang raja yang besar di Sriwijaya. Raja Balaputradewa
                              menjalin hubungan erat dengan Kerajaan Benggala yang saat itu
                              diperintah oleh Raja Dewapala Dewa. Raja ini menghadiahkan
                              sebidang tanah kepada Balaputradewa untuk pendirian sebuah
                              asrama bagi para pelajar dan siswa yang sedang belajar di Nalanda,
                              yang dibiayai oleh Balaputradewa, sebagai “dharma”. Hal itu
                              tercatat dengan baik dalam Prasasti Nalanda, yang saat ini berada
                              di Universitas Nawa Nalanda, India. Bahkan bentuk asrama itu
                              mempunyai kesamaan arsitektur dengan Candi Muara Jambi, yang
                              berada di Provinsi Jambi saat ini. Hal tersebut menandakan Sriwijaya
                              memperhatikan ilmu pengetahuan, terutama pengetahuan agama
                              Buddha dan bahasa Sanskerta bagi generasi mudanya.


                                    Pada tahun 990 M yang menjadi Raja Sriwijaya adalah Sri
                              Sudamaniwarmadewa. Pada masa pemerintahan raja itu terjadi
                              serangan Raja Darmawangsa dari Jawa bagian Timur. Akan
                              tetapi, serangan itu berhasil digagalkan oleh tentara Sriwijaya. Sri
                              Sudamaniwarmadewa kemudian digantikan oleh putranya yang
                              bernama Marawijayottunggawarman. Pada masa pemerintahan
                              Marawijayottunggawarman, Sriwijaya membina hubungan dengan
                              Raja Rajaraya I dari Colamandala. Pada masa itu, Sriwijaya terus
                              mempertahankan kebesarannya.


                                Pada masa kejayaannya, wilayah kekuasaan Sriwijaya cukup
                                Luas. Daerah-daerah kekuasaannya antara lain Sumatra dan
                                pulau-pulau sekitar Jawa bagian barat, sebagian Jawa bagian
                                tengah, sebagian Kalimantan, Semenanjung Melayu, dan
                                hampir seluruh perairan Nusantara. Bahkan Muhammad Yamin
                                menyebutkan Sriwijaya sebagai negara nasional yang pertama.









            106 Kelas X SMA/MA/SMK/MAK Edisi Revisi                                   Semester 1
   109   110   111   112   113   114   115   116   117   118   119