Page 125 - Kelas_11_SMA_Sejarah_Indonesia_Semester_1_Siswa_2016
P. 125

Dari arca dan relief yang terdapat pada dinding dan pagar
                 candi menunjukkan bahwa Candi Borobudur sebagai bangunan
                 berciri agama Buddha aliran Mahayana. Dari arca dan relief itu juga
                 dapat dilihat adanya penyatuan ajaran Mahayana dan Tantrayana,
                 sesuai  filsafat  Yogacara. Dalam  relief  itu tergambar tentang
                 kehidupan sehari-hari di Jawa, seperti cara berpakaian, rumah
                 tinggal, candi, alat berburu, alat-alat keperluan sehari-hari, serta
                 jenis-jenis tanaman.


                      Dalam Kitab Sang Hyang Kamahayanikan Mantranaya, pada
                 abad ke-10, Mpu Sindok dari Dinasti Isana menyebarkan ajaran
                 dari India, yaitu agama Buddha. Ajaran itu disebarkan di Jawa
                 dan disesuaikan dengan pengetahuan penduduk pada saat itu.
                 Lebih jauh lagi hasil  pengetahuan itu diwujudkan dalam bentuk
                 bangunan candi oleh penduduk Jawa, bukan oleh penduduk India.
                 Candi itu kemudian digunakan sebagai sarana ibadah mereka. Bukti
                 itu ditunjukkan dengan tidak adanya Kampung Keling yang berada
                 di sekitar Candi Borobudur. Bukti lainnya itu ditemukannya tulisan
                 yang memakai huruf Jawa kuno, dengan bahasa Sanskerta, dengan
                 tidak menggunakan tata bahasa Sanskerta.
















                 Sumber : Bambang Budi Utomo. 2010. Atlas Sejarah Indonesia Masa Klasik (Hindu-Buddha).
                 Jakarta: Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.
                 Gambar 2.29 Rupadhatu           Gambar 2.30 Kamadhatu
                 Sumber  :  Idham  Bachtiar  Setiadi  (ed).  2011.  100  Tahun  Pemugaran  Candi
                 Borobudur. Jakarta, Direktorat Tinggalan Purbakala,  Direktorat Jenderal Sejarah
                 dan Purbalaka, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif












 Semester 1                                                                      Sejarah Indonesia  117
   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130