Page 140 - Kelas_11_SMA_Sejarah_Indonesia_Semester_1_Siswa_2016
P. 140

Singhasari di bawah pemerintahan Ronggowuni dan Mahesa
                              Cempaka hidup dalam keadaan aman dan tenteram. Rakyat
                              hidup dengan bertani dan berdagang. Kehidupan rakyat juga
                              mulai terjamin. Raja memerintahkan untuk membangun benteng
                              pertahanan di Canggu Lor.


                                    Tahun 1268 M, Ronggowuni meninggal dunia dan dicandikan
                              di dua tempat, yaitu sebagai Syiwa di Waleri dan sebagai Buddha
                              Amogapasa di Jajagu. Jajagu kemudian dikenal dengan Candi Jago.
                              Bentuk Candi Jago sangat menarik, yaitu kaki candi bertingkat
                              tiga dan tersusun berundak-undak. Reliefnya datar dan gambar
                              orangnya menyerupai wayang kulit di Bali. Tokoh satria selalu diikuti
                              dengan punakawan. Tidak lama kemudian Mahesa Cempaka pun
                              meninggal dunia. Ia dicandikan di Kumeper dan Wudi Kucir.

                              e.    Kertanegara (1268 - 1292 M)

                                    Tahun 1268 M Kertanegara naik takhta menggantikan
                              Ronggowuni. Ia bergelar  Sri Maharajadiraja Sri Kertanegara.
                              Kertanegara merupakan raja yang paling terkenal di Singhasari.
                              Ia bercita-cita, Singhasari menjadi kerajaan yang besar. Untuk
                              mewujudkan cita-citanya, maka Kertanegara melakukan berbagai
                              usaha.

                                    Perluasan Daerah Singhasari
                                         Kertanegara menginginkan wilayah Singhasari hingga
                                    meliputi seluruh Nusantara. Beberapa daerah berhasil
                                    ditaklukkan, misalnya Bali, Kalimantan Barat Daya, Maluku,
                                    Sunda, dan Pahang. Penguasaan daerah-daerah di luar Jawa
                                    yang merupakan pelaksanaan politik luar negeri bertujuan
                                    untuk mengimbangi pengaruh Kubilai Khan dari Cina. Pada
                                    tahun 1275 M Raja Kertanegara mengirimkan Ekspedisi
                                    Pamalayu di bawah pimpinan Mahesa Anabrang (Kebo
                                    Anabrang). Sasaran dari ekspedisi ini untuk menguasai
                                    Sriwijaya. Akan tetapi, untuk menguasainya harus melalui
                                    daerah sekitarnya termasuk bersahabat dan menanamkan
                                    pengaruh Singhasari di Melayu. Sebagai tanda persahabatan,


            132 Kelas X SMA/MA/SMK/MAK Edisi Revisi                                   Semester 1
   135   136   137   138   139   140   141   142   143   144   145