Page 143 - Kelas_11_SMA_Sejarah_Indonesia_Semester_1_Siswa_2016
P. 143

tiba, Jayakatwang menyerbu istana
                                                                Untuk lebih lengkapnya kamu dapat
                      Kertanegara.  Serangan  Jayakatwang       membaca buku Marwati Djoened
                      dibagi  menjadi  dua  arah.  Sebagian     Poesponegoro.  Sejarah Nasional
                      kecil  pasukan    Kediri  menyerang       Indonesia Jilid II  dan Nugroho
                      dari arah utara untuk memancing           Notosusanto ddk. Sejarah Nasional
                                                                Indonesia 2 Untuk Sekolah
                      pasukan Singhasari keluar dari pusat      Lanjutan Tingkat Atas.
                      kerajaan. Sementara itu induk pasukan
                      Kediri bergerak dan menyerang dari
                      arah selatan. Untuk menghadapi
                      serangan Jayakatwang, Kertanegara
                      mengirimkan  pasukan  yang  ada  di
                      bawah pimpinan Raden  Wijaya dan
                      Pangeran Ardaraja. Ardaraja adalah
                      anak Jayakatwang dan menantu
                      dari Kertanegara. Pasukan Kediri
                      yang datang dari arah utara dapat
                      dikalahkan   oleh   pasukan    Raden
                      Wijaya Akan tetapi, pasukan inti
                      dengan leluasa masuk dan menyerang
                      istana, sehingga berhasil menewaskan
                                                             Sumber  : Bambang  Budi  Utomo. 2010.  Atlas
                      Kertanegara. Peristiwa ini terjadi pada  Sejarah Indonesia Masa Klasik (Hindu-Buddha).
                      tahun 1292 M. Raden Wijaya dan         Jakarta: Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.
                                                             Gambar 2.37 Arca Joko Dolok dipercaya
                      pengikutnya kemudian meloloskan diri   sebagai perwujudan Kertanegara
                      setelah mengetahui istana kerajaan
                      dihancurkan oleh pasukan Kediri. Sedangkan Ardaraja membalik
                      dan bergabung dengan pasukan Kediri.


                            Jenazah Kertanegara kemudian dicandikan di dua tempat,
                      yaitu di Candi Jawi di Pandaan dan di Candi Singosari, di daerah
                      Singosari, Malang.


                      Sebagai raja yang besar, nama Kertanegara diabadikan di
                 berbagai tempat. Bahkan di Surabaya ada sebuah arca Kertanegara
                 yang menyerupai bentuk arca Buddha. Arca Kertanegara itu dinamakan
                 arca Joko Dolok. Dengan terbunuhnya Kertanegara maka berakhirlah
                 Kerajaan Singhasari.

                                                                                 Sejarah Indonesia  135
   138   139   140   141   142   143   144   145   146   147   148