Page 149 - Kelas_11_SMA_Sejarah_Indonesia_Semester_1_Siswa_2016
P. 149

Kehidupan Sosial Ekonomi
                            Di bawah pemerintahan Raja Hayam Wuruk, rakyat
                      Majapahit hidup aman dan tenteram. Hayam Wuruk sangat
                      memperhatikan  rakyatnya.  Keamanan  dan  kemakmuran
                      rakyat diutamakan. Untuk itu dibangun jalan-jalan dan
                      jembatan-jembatan. Dengan demikian lalu lintas menjadi
                      lancar. Hal ini mendukung kegiatan keamanan dan
                      kegiatan perekonomian, terutama perdagangan. Lalu lintas
                      perdagangan yang paling penting melalui sungai. Misalnya,
                      Sungai Bengawan Solo dan Sungai
                      Brantas. Akibatnya desa-desa di tepi
                      sungai dan yang berada di muara
                      serta di tepi pantai, berkembang
                      menjadi  pusat-pusat  perdagangan.
                      Hal itu menyebabkan terjadinya arus
                      bolak-balik para pedagang yang
                      menjajakan barang dagangannya
                      dari daerah pantai atau muara ke
                      pedalaman atau sebaliknya. Bahkan    Sumber: Kartodirdjo,Sartono dkk, 2012, 700 Tahun
                                                           Majapahit suatu Bunga Rampai,Dinas Pariwisata Daerah
                      di daerah pantai berkembang          propinsi Daerah Jawa Timur.
                      perdagangan antar daerah, antar      Gambar 2.41 contoh mata uang kuna,
                                                           yang digunakan rakyat majapahit
                      pulau, bahkan dengan pedagang
                      dari luar. Kemudian timbullah
                      kota-kota    pelabuhan     sebagai
                      pusat pelayaran dan perdagangan.
                      Beberapa kota  pelabuhan yang
                      penting pada zaman Majapahit,
                      antara lain  Canggu, Surabaya,
                      Gresik, Sedayu, dan Tuban. Pada
                      waktu itu banyak pedagang dari luar
                      seperti dari Cina India, dan Siam.


                            Adanya pelabuhan-pelabuhan     Sumber: Kartodirdjo,Sartono dkk, 2012, 700 Tahun
                                                           Majapahit  suatu  Bunga  Rampai,Dinas  Pariwisata
                      tersebut   mendorong     munculnya   Daerah propinsi Daerah Jawa Timur.
                      kelompok bangsawan kaya. Mereka      Gambar 2.42 cetakan mata uang gobang



                                                                                 Sejarah Indonesia  141
   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153   154