Page 11 - RPP Bahan ajar 2 Fix
P. 11
Jerami padi di Indonsia 36-62 % dibakar atau dikembalikan kedalam tanah
sebagai pupuk kompos, 31-39 % untuk pakan ternak dan 7-16% dipergunakan untuk
keperluan industri. Beberapa jenis jerami padi setiap tahunnya tersedia dalam jumlah
yang cukup berlmpah setelah panen dilakukan. Tetapi jerami padi ini miskin akan
kandungan gizi, tercermin dengan rendahnya daya cerna, kandungan serat kasar tinggi
dan sangat rendah protein. Tempat pembuatan amoniasi, sama dengan pembuatan
silase yaitu didalam silo, kantong plastic, drum, container dll
A. Proses pembuatan amoniasi jerami ada 2 macam yaitu:
1. Secara Kering
Proses amoniasi jerami padi oleh Masaru Murai dari Jepang yaitu dengan cara
urea yang digunakan ditaburkan langsung diatas jerami padi yang akan dibuat
amoniasi, jadi urea tidak usah dilarutkan dengan air. Contoh pembuatan amoniasi
secara kering adalah dengan bahan 100 kg jerami padi kering udara dengan 3-4 kg
urea.
Untuk memperjelas silahkan akses link berikut:
https://www.youtube.com/watch?v=ZhGUhuD-jc8
2. Secara Basah
Proses pembuatan amoniasi jerami padi cara basah adalah: urea yang
dipergunakan untuk membuat amoniasi dilarutkan kedalam air terlebih dahulu. Contoh :
rumus umum yang dipergunakan untuk mendapatkan kandungan amoniak 4% adalah:
85-87 gram urea ditambah 1 liter air ditambah 1 kg bahan kering jerami padi.
Berdasarkan pengalaman dilapangan bahwa jerami padi lepas panen kadar airnya
adalah: 50%. Sedangkan jerami padi kering udara kadar airnya rata-rata 30%. Maka
untuk 1 kg jerami padi akan terdiri dari 70% bahan kering dan 30% air atau sama
dengan 700 gram bahan kering ditambah 300 gram air.
B. Cara Menyimpan Jerami Amoniasi
Untuk disimpan dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya jerami amoniasi tersebut
dijemur dan dikeringkan di panas matahari kurang lebih satu minggu hingga kadar
airnya mencapai 20%. Apabila proses pengeringnya baik, maka jerami amoniasi dapat
disimpan sampai waktu yang lama 5 samapi 12 bulan tanpa adanya penurunan
kualitas.
C. Cara Pemberiannya pada Ternak

