Page 24 - MODUL ANALISIS MIKROBIOLOGI_Neat
P. 24

· Bungkus alat-alat gelas dengan kertas payung atau aluminium foil
                                                           0
                     · Atur pengatur suhu oven menjadi 180 C dan alat disterilkan selama 2-3 jam.

                     Prinsip kerja Biological Saferty Cabinet atau Laminar Air Flow

                        Biological Safety Cabinet merupakan kabinet kerja yang sterilkan untuk kerja
                        mikrobiologi. BSC memiliki suatu pengatur aliran udara yang menciptakan aliran
                        udara kotor (dimungkinkan ada kontaminan) untuk disaring dan diresirkulasi
                        melalui filter.


                        BSC juga disebut biosafety hood, dan juga dikenal dengan Laminar flowhood atau
                        Class II vertical flow cabinet yang menyediakan alat filtrasi dan aliran udara yang
                        bersirkulasi didalam ruang kerja. Aliran udara diatur untuk menghambat udara
                        luar masuk dan udara di dalam keluar, untuk mencegah kontaminasi dari luar dan
                        pencemaran bakteri dari ruang BSC. Udara yang keluar disaring melewati
                        penyaring sehingga sel-sel yang berbahaya tidak lepas keluar ke ruangan lain.

                        Berbagai kelas Biological Safety Cabinet.

































                     TEKNIK KERJA ASEPTIS (TANPA KONTAMINASI)


                            Tehnik aseptis atau steril adalah suatu sistem cara bekerja (praktek) yang menjaga
                     sterilitas ketika menangani pengkulturan mikroorganisme untuk mencegah kontaminasi
                     terhadap kultur mikroorganisme yang diinginkan.

                            Dasar digunakannya tehnik aseptik adalah adanya banyak partikel debu yang
                     mengandung mikroorganisme (bakteri atau spora) yang mungkin dapat masuk ke dalam
                     cawan, mulut erlenmeyer, atau mengendap di area kerja. Pertumbuhan mikroba yang tidak
                     diinginkan ini dapat mempengaruhi atau mengganggu hasil dari suatu percobaan.

                                                             23
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29