Page 4 - MODUL ANALISIS MIKROBIOLOGI_Neat
P. 4

Definisi &

                                    Sejarah Mikrobiologi




                            Mikrobiologi     adalah     sebuah     cabang      dari    ilmu biologi yang

                     mempelajari   organisme  yang  terlalu  kecil  untuk  dapat  dilihat  dengan  jelas

                     menggunakan mata telanjang; kajian ini mencakup bakteri, archaea, protozoa, algae
                     mikroskopik,  dan  fungi.  Beberapa  mikroba  (seperti  algae  dan  jamur)  cukup  besar

                     untuk  dapat  dilihat  dengan  mata  telanjang,  namun  kedua  organisme  masih

                     dimasukkan dalam kajian mikrobiologi, hal ini karena teknik yang digunakan untuk
                     mengkajinya (seperti isolasi, sterilisasi, kultivasi dalam media artifisial) sama seperti

                     anggota  mikroorganisme  lainnya.  Virus sering  juga  dimasukkan  walaupun

                     sebenarnya tidak sepenuhnya dapat dianggap sebagai makhluk hidup.


                            Mikrobiologi  adalah  ilmu  yang  mempelajari  mikroba.  Mikrobiologi  adalah
                     salah satu cabang ilmu dari biologi, dan memerlukan ilmu pendukung kimia, fisika,

                     dan  biokimia.  Mikrobiologi  sering  disebut  ilmu  praktek  dari  biokimia.  Dalam

                     mikrobiologi dasar diberikan pengertian dasar tentang sejarah penemuan mikroba,
                     macam-macam mikroba di alam, struktur sel mikroba dan fungsinya, metabolisme

                     mikroba secara umum, pertumbuhan mikroba dan faktor lingkungan, mikrobiologi

                     terapan di bidang lingkungan dan pertanian. Mikrobiologi lanjut telah berkembang

                     menjadi  bermacammacam  ilmu  yaitu  virologi,  bakteriologi,  mikologi,  mikrobiologi

                     pangan, mikrobiologi tanah, mikrobiologi industri, dan sebagainya yang mempelajari
                     mikroba spesifik secara lebih rinci atau menurut kemanfaatannya.


                            Whittaker membagi jasad hidup menjadi tiga tingkat perkembangan, yaitu:
                     (1)Jasad  prokariotik  yaitu  bakteri  dan  ganggang  biru  (Divisio  Monera),  (2)  Jasad

                     eukariotikuniseluler yaitu algae sel tunggal, khamir dan protozoa (Divisio Protista),

                     dan  (3)  Jasadeukariotik  multiseluler  dan  multinukleat  yaitu  Divisio  Fungi,  Divisio

                     Plantae,  dan  DivisioAnimalia.  Sedangkan  Woese  menggolongkan  jasad  hidup



                                                              3
   1   2   3   4   5   6   7   8   9