Page 128 - Modul Pembelajaran MK Pencemaran ATUF_Neat
P. 128

Modul Pencemaran Air, Tanah, Udara, dan Fisik






               III. Sumber Panas.
                      Sumber panas bisa berasal dari alam, manusia dan buatan manusia. Contoh sumber panas
               alami  adalah cahaya matahari  dan panas bumi. Sumber  panas  manusia berasal  dari  proses

               metabolisme dalam tubuh. Sedangkan sumber panas buatan manusia adalah dari proses mekanik,

               magnet, bunyi, gelombang mikro, listrik, radiasi nuklir, cahaya lampu dan lainnya.
                      Kalor atau panas merupakan salah satu bentuk energi, dimana banyak terdapat dalam

               kehidupan sehari-hari. Energi kalor juga dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lainnya atau
               benda satu dengan benda lainnya. Ada pun perpindahan kalor ini terbagi ke dalam tiga cara yaitu,

               konduksi, konveksi, dan radiasi.

                      Panas  dapat mencapai tubuh manusia atau  objek  lain  melalui  mekanisme konduksi,
               konveksi dan radiasi. Konduksi adalah perpindahan kalor dalam suatu zat padat yang tidak diikuti

               dengan perpindahan partikelnya. Peristiwa konduksi ini terjadi pada batang besi yang dipanaskan
               di atas bara api, saat salah satu ujung besi dipanaskan maka panas tersebut akan merambat ke ujung

               lainnya. Namun, saat terjadi  perpindahan panas tersebut, partikel dari batang besi tidak ikut

               mengalami perpindahan. Konveksi adalah perpindahan kalor melalui suatu zat perantara dan
               disertai dengan perpindahan partikel zat. Peristiwa konveksi dapat terjadi pada zat cair atau gas,

               dimana  terjadi  karena  adanya  perbedaan  massa  jenis  akibat  pemanasan.  Radiasi  adalah
               perpindahan panas tanpa melalui perantara/ medium. Radiasi hanya dapat terjadi pada gas dan

               ruang hampa udara. Contoh perpindahan panas melalui radiasi adalah perpindahan panas matahari
               ke bumi yang melalui ruang hampa udara, selain itu badan akan terasa hangat ketika kita berada

               di dekat api unggun.


               IV.  Dampak Panas terhadap Kesehatan .
                      Heat-related illness (penyakit akibat panas) merupakan keluhan atau kelainan klinis yang

               akibatkan oleh  paparan panas. Heat  related-Ilness mencakup berbagai gangguan  mulai  dari
               gangguan yang ringan hingga mengancam nyawa. Penyakit ini muncul jika terdapat gangguan

               regulasi suhu tubuh akibat input panas dan metabolisme tubuh meningkat namun tidak diimbangi
               dengan pengeluaran panas dari kulit secara radiasi, evaporasi, dan konveksi. Penyakit ini banyak

               terjadi di daerah tropis. Manifestasi penyakit akibat panas bervariasi mulai dari yang ringan (heat
   123   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133