Page 25 - Modul Pembelajaran MK Pencemaran ATUF_Neat
P. 25

Modul Pencemaran Air, Tanah, Udara, dan Fisik


                  udara. Sebagai contoh, ketika awan-awan tersebut bergerak menuju pegunungan, awan-awan
                  tersebut menjadi dingin, dan kemudian segera menjadi jenuh air yang kemudian air tersebut

                  jatuh sebagai hujan atau salju tergantung pada suhu udara sekitarnya.
               d.  Infiltrasi

                  Air hujan yang jatuh ke permukaan bumi khususnya daratan, kemudian meresap ke dalam tanah
                  dengan cara mengalir secara infiltrasi atau perkolasi melalui celah-celah dan pori-pori tanah

                  dan batuan, sehingga mencapai muka air tanah yang kemudian menjadi air  bawah tanah.

                  Surface runoff, air dapat bergerak akibat aksi kapiler atau air dapat bergerak secara vertikal atau
                  horizontal di  bawah permukaan tanah  hingga  air  tersebut memasuki kembali sistem  air

                  permukaan. Air permukaan, baik yang mengalir maupun yang tergenang (danau, waduk, rawa),
                  dan sebagian air bawah permukaan akan terkumpul dan mengalir membentuk sungai dan

                  berakhir ke laut.

                    Setelah mencapai tanah, siklus hidrologi terus bergerak secara kontinu dalam tiga cara yang
               berbeda:

               a.  Evaporasi/transpirasi. Air yang ada di laut, daratan, sungai, tanaman, dan sebagainya akan
                  menguap ke angkasa (atmosfer) dan kemudian akan menjadi awan. Pada keadaan jenuh uap air

                  (awan) itu akan menjadi bintikbintik air yang selanjutnya akan turun (precipitation) dalam

                  bentuk hujan, salju, dan es.
               b.  Infiltasi/perkolasi ke dalam tanah. Air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah, pori-pori

                  tanah, dan batuan menuju permukaan air tanah. Air dapat bergerak akibat aksi kapiler dan air
                  dapat bergerak secara vertikal atau horizontal di bawah permukaan tanah, sehingga air tersebut

                  memasuki kembali sistem air permukaan.
               c.  Air permukaan. Air bergerak di atas permukaan tanah, permukaan yang dekat dengan aliran

                  utama, dan danau. Semakin landai lahan dan makin sedikit pori-pori tanah, maka  aliran

                  permukaan semakin besar. Aliran permukaan tanah biasanya dapat dilihat pada daerah urban.
                  Sungai-sungai bergabung satu sama lain dan membentuk sungai utama yang membawa seluruh

                  air permukaan di sekitar daerah aliran sungai menuju laut.

                    Siklus hidrologi ini menganut teori keseimbangan air atau Water Balence Theory yang intinya
               menyatakan jumlah air yang berputar mengalami siklus di permukaan bumi ini adalah bersifat
               tetap.




                                                                                                           25
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30