Page 12 - Materi ajar Farmakologi-Obat ANALGETIK ANTIPIRETIKA-Gita Permata Sari
P. 12
artritis reumatoid, osteoartritis, spondilitis ankilosa dan penyakit pirai.
Contohnya : Ibuprofen, Diklofenak, Indometasin, Fenilbutazon, Piroksikam,
COX-2 Inhibitor ( Celecoxib, Rofecoxib, Etoricoxib)
3. Forum diskusi
Obat Paracetamol, Berikut Cara Pakai, Dosis dan Efek Sampingnya
Edited by Irene Radius Saretta 30 Maret 2020
Disadari atau tidak, kebanyakan dari Anda pasti pernah mengonsumsi obat jenis
paracetamol. Paracetamol, atau acetaminophen merupakan obat yang memiliki khasiat
untuk mengatasi nyeri dan juga menurunkan demam. Dibandingkan dengan obat jenis
lain yang memberikan manfaat yang sama, paracetamol lebih banyak dipilih karena
dirasa lebih sedikit menimbulkan efek samping.
Cara kerja dari paracetamol adalah dengan menekan kemampuan tubuh untuk
memproduksi zat yang menyebabkan peradangan, yaitu prostaglandin. Saat produksi
zat tersebut berhasil dikurangi, tubuh tidak akan merasakan gejala sakit peradangan
seperti nyeri dan juga demam.
Obat paracetamol memiliki beragam merek yang banyak dijual di apotek atau bahkan
minimarket umum. Biasanya, paracetamol paling banyak dikemas dalam bentuk tablet
ukuran 500 mg atau 600 gm. Ada pula yang dijual dengan bentuk sirup, drop, infus,
maupun suppositoria.
Dengan banyaknya masyarakat yang menggunakan paracetamol untuk meredakan
demam atau nyeri, dosis, cara pakai, dan efek samping yang mungkin ditimbulkan
harus pula diketahui. Untuk itu, berikut adalah informasi penting mengenai
pemakaian obat jenis paracetamol.
7

