Page 13 - Materi ajar Farmakologi-Obat ANALGETIK ANTIPIRETIKA-Gita Permata Sari
P. 13

Deskripsi Obat Jenis Paracetamol
























                   Paracetamol tergolong sebagai obat untuk menurunkan panas dan meredakan nyeri
                   atau analgesik-antipiretik. Obat jenis ini dapat dengan mudah ditemukan di banyak
                   apotek dan bisa dibeli oleh siapapun karena masuk dalam kategori obat bebas. Dalam
                   kata lain, paracetamol dapat dibeli tanpa memerlukan resep dokter.

                   Khasiat yang diberikan oleh paracetamol adalah untuk mengatasi rasa sakit atau nyeri
                   dan juga demam. Dewasa maupun anak-anak juga diperbolehkan untuk mengonsumsi
                   obat tersebut namun tetap harus mengikuti aturan pakai yang tertulis dalam kemasan
                   dan tidak boleh melebihi dosis aman pemakaiannya.

                   Adapun beberapa bentuk pengemasan berupa kaplet, tablet, sirup, infus, drop, dan
                   juga suppositoria. Umumnya, bentuk paracetamol yang banyak dijual di pasaran dan
                   seringkali dikonsumsi oleh masyarakat adalah tablet, kaplet, ataupun sirup.
                   Sedangkan untuk jenis lainnya, kebanyakan secara khusus digunakan di rumah sakit
                   dan oleh dokter.

                           Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Mengonsumsi Paracetamol
                   Meski tergolong sebagai obat bebas dan jarang menimbulkan efek samping yang
                   berarti, ada beberapa hal yang harus tetap diperhatikan sebelum mengonsumsi
                   paracetamol. Jika tidak, bukan tidak mungkin obat tersebut akan menimbulkan
                   masalah kesehatan yang bisa membahayakan pasien.




                   Konsultasi Bagi Anda yang Memiliki Kondisi Tertentu


                   Bagi Anda yang menderita masalah kesehatan di hati atau ginjal, pastikan untuk
                   berkonsultasi dahulu dengan dokter perihal pemakaiannya. Hindari pula penggunaan
                   obat tersebut pada anak berusia kurang dari 2 tahun terlebih tanpa pengawasan atau
                   petunjuk dari dokter.











                                                                                                     8
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17