Page 190 - PANDUAN PRAKTIKUM KEPERAWATAN MATERNITAS
P. 190

cm  per  jam  selama  persalinan  fase  aktif  (dilatasi  serviks
                         berada di sebelah kanan garis waspada).
                     b.  Seriks tidak dipenuhi oleh bagian bawah janin.

              Kemajuan dan Kondisi Janin
                  1.  Jika  didapati  denyut  jantung  janin  tidak  normal  (<100  atau
                     >180 per menit) curigai adanya gawat janin.
                  2.  Posisi  atau  presentasi  selain  oksiput  anterior  dengan  verteks
                     fleksi  sempurna       digolongkan  ke  dalam  malposisi           dan
                     representasi.
                  3.  Jika  didapat  kemajuan  yang  kurang  baik  atau  adanya
                     persalinan lama, maka harus segara menangani penyebabnya.

              Kemajuan Pada Kondisi Ibu
                  1.  Dilakukan penilaian tanda – tanda kegawatan pada ibu.
                  2.  Jika  denyut  nadi  ibu  meningkat,  hal  ini  mingkin  disebabkan
                     karena  ibu  sedang  dalam  keadaan  dehidrasi  atau  kesakitan,
                     maka pastikan hidrasi yang cukup dengan meningkatkan intake
                     oral atau IV dan berikan analgesik secukupnya.
                  3.  Jika  tekanan  darah  ibu  menurun,  maka  curigai  adanya
                     perdarahan.
                  4.  Jika terdapat aseton di dalam urine, maka curigai intake nutrisi
                     yang kurang, segera berikan Dekstrose parenteral (IV).


              Hal – hal yang Harus Dihindari pada Kala I
                  1.  Enema.
                  2.  Mencukur rambut pubis.
                  3.  Kateterisasi kandung kemih.
                  4.  Tidak memberikan makanan dan minuman.
                  5.  Memisahkan ibu dengan orang terdekat yang men-support Noya.
                  6.  Posisi telentang.
                  7.  Mendorong abdomen.
                  8.  Meneran sebelum pembukaan lengkap.








                                                       Panduan Praktik Laboraturium | 206
   185   186   187   188   189   190   191   192